Jan 24, 2018

Cara Mudah Mengatur Prioritas Kerja



Kita sama-sama tahu kalau kita semua memilki keterbatasan. Dan itu adalah kodrat kita sebagai manusia, terbatas.



Segala hal yang berhubungan dengan sumber daya, selalu memiliki keterbatasan. Sebut saja uang, energi, waktu, pikiran, dll. Disadari atau tidak, semua hal yang berhubungan dengan sumber daya itu selalu terbatas. Yang membedakan hanyalah kadar batasannya.



Nah, salah satu sumber daya yang sangat mahal dan terbatas adalah waktu.



Kita semua punya tak lebih dari 24 jam dalam sehari. Tapi, sayangnya, itu tak berarti kita 'hanya' punya 24 tugas/kewajiban dalam sehari. Betul?



Mulai dari bangun sampai mau tidur lagi, coba hitung, ada berapa jenis aktivitas yang kita lakukan? Nyampe 24? Seringkali lebih.



Bahkan dari 24+ aktivitas itu, nggak jarang ada beberapa aktivitas yang deadline­-nya berdekatan atau malah, berbarengan. Terus, gimana dong?





Kalau saya ibaratkan, tugas/pekerjaan itu layaknya sepotong kue. Di posisi saya sekarang, kue-kue saya nggak besar. Nggak lebih besar dari sebiji nastar. Tapi....buanyak dan tercecer di mana-mana.



Tanggung jawab saya, memastikan nastar-nastar yang tercecer ini terkelola dengan baik. Ini yang jadi tantangan tersendiri. Kalau kuenya besar sih kelihatan. Kalau kecil dan tercecer..dibilang gampang, enggak, dikata susah,iya. Artinya?



Beberapa waktu yang lalu, saya pernah diskusi dengan atasan saya. Kemudian, ia memberikan input tentang cara mengelola kue-kue itu dengan baik. Matang sempurna dan sesuai timeline.



Berikut ini adalah 4 cara sederhana yang saya lakukan untuk mengatur prioritas kerja saya:

1. Tuliskan semuanya!

2. Atur berdasarkan tingkat kesulitan

3. Atur berdasarkan tingkat urgensi

4. Kerjakan!



Cukup sederhana ya?



Ini adalah cara-cara yang saya lakukan dan membantu sekali dalam penyelesaian tugas-tugas saya. Walaupun belum sempurna banget, tapi setidaknya cukup bisa mengurangi keterlambatan saya dalam menyelesaikan tugas.



Kalau kamu, gimana ngatur prioritas dari tugas-tugas yang harus kamu selesaikan? Punya ide atau cara lain? Boleh dong berbagi di kolom komentar.



Saya rasa cukup sampai sini dulu postingan kali ini. Kalau kamu suka dengan tulisan-tulisan saya, silahkan subsribe dan dapatkan update terbaru saya langsung ke email kamu. No spam included.



Okay, kita ketemu lagi di postingan berikutnya ya.

Bye for now.


Bagikan:

0 Tanggapan:

Post a Comment

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.