Menu

28 February 2018

Belajar Bahasa Inggris Tanpa Kursus




Pagi yang cerah di Bikini Bottom. 

Selepas mendarat di kantor dan memeriksa beberapa email yang masuk, saya beralih ke layar yang lebih kecil, handphone Samsung saya. Memeriksa beberapa pesan masuk lewat aplikasi Whatsapp, apakah ada update dari rekan kantor maupun vendor.

Sebuah pemberitahuan menyala dari salah satu grup kepenulisan yang sedang saya ikuti. Entah bagaimana awalnya, salah satu anggota grup itu menyarankan adanya sesi untuk belajar bahasa Inggris. 

Waw, idenya menarik nih. Saya jadi teringat pengalaman saya mempelajari bahasa yang sangat populer ini. Belajar privat dengan guru di blok sebelah rumah, sampai ikutan kursus Bahasa Inggris dengan macam-macam lembaga kursus.

Saya senang belajar bahasa Inggris, walaupun masih 'grathul-grathul' sampai sekarang. 

Beberapa kawan pernah bertanya, gimana sih cara yang efektif buat belajar bahasa Inggris. Karena mereka ngalamin bolak-balik ganti guru, pindah dari satu tempat kursus ke tempat lain, keluar biaya yang nggak sedikit, tapi progressnya nggak nampak. Mereka pindah tempat kursus tapi levelnya sama. 

Sejauh yang saya tahu dan saya alami sendiri, belajar bahasa Inggris itu nggak harus pergi ke tempat kursus kok. Kecuali kalau tujuannya untuk persyaratan akademik ya, misalnya perlu nilai TOEFL dan sejenisnya. Atau perlu sertifikat buat mempercantik CV waktu ngelamar kerja.

Saya memang pernah belajar lewat kursus, tapi progres terbanyak yang saya dapatkan, lebih banyak dari pengalaman terekspos dengan bahasa Inggris. Lewat lagu, film, atau ngomong sama bule.



Kuncinya adalah exposure.

Belajar bahasa, apapun bahasanya, akan semakin efektif seiring frekuensi kita mengekspos diri dengan bahasa tersebut. Ini menjawab misteri, kenapa anak kecil di Inggris pinter-pinter bahasa Inggrisnya. Karena mereka sejak kecil terekspos dari komunikasi dengan orang tuanya maupun orang lain.

Beberapa alternatif yang bisa kamu coba untuk mulai belajar bahasa Inggris antara lain: (1) Dengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris, boleh pakai teks supaya perbendaharaan katamu nambah dan pelafalannya tepat, (2) Nonton film berbahasa Inggris, kalau bisa teksnya bahasa Inggris juga biar kamu tahu bagaimana kata-kata tersebut diucapkan dan kapan digunakan, dan (3) Latihan ngomong, cari teman untuk sparing, buat ngeluwesin lidahmu.

Those works quite well on me, semoga berguna juga buat kamu.
Share:

2 comments:

  1. Wah bapak bilang masih 'grathal grathul' bagaimana dengan saya😢

    Bhs inggris itu pelajaran di sekolah yang paling saya sukai. Tapi sy tak pernah mengikuti kursus apapun. Kalo belajar sm musik atau film atau teman ngobrol inggris (chattingan) pernah. Itu dulu. Sekarang udh g.

    *curcol y pak😂

    ReplyDelete
  2. Triknya sederhana tapi bernilai. Thanks for sharing.

    ReplyDelete

Silahkan tulis komentar, kritik, saran, atau opini kalian.

Subscribe to Minimalist Blogger via Email

Minimalist Blogger

Designed by Anders Norén