Feb 21, 2018

Pentingnya Orang Tua Menemani Anak Bermain


Hai Paps & Buns, gimana kabarnya nih? Semoga selalu sehat ya. Hari ini saya mau berbagi beberapa ide dari pengalaman saya menemani si kecil Fabio bermain-main. Dari yang saya rasakan, saya menemukan beberapa manfaat pentingnya kita sebagai orang tua meluangkan waktu bermain dengan si kecil.

Tentunya, apa yang saya tuliskan di sini sifatnya subjektif ya Paps & Buns. Sebatas apa yang saya rasakan. Semoga secuil cerita ini bisa bermanfaat buat Anda semua.

Supaya nggak terlalu panjang intronya, mari kita mulai saja ya.



Manfaat 1 : Kontrol
Paps & Buns, dunia anak-anak itu adalah dunia yang sangat menyenangkan. Penuh keceriaan dan tawa di sana sini. Dan mungkin sudah fitahnya yang namanya anak-anak itu penuh dengan keingintahuan akan hal-hal baru. Mencoba ini dan itu, karena mungkin di mata mereka hal itu adalah sesuatu yang menarik dan menyenangkan.

Namun, namanya juga anak-anak, seringkali mereka belum bisa membedakan antara baik dan buruk. Mana yang aman dan bahaya. Semua maunya dicoba. 

Nah, di sinilah peran penting kita sebagai orang tua muncul. Kita (papa dan bunda) wajib mengontrol sejauh mana eksplorasi mereka terhadap hal baru itu membawa dampak bagi mereka. Mulai dari sisi keamanan fisik, dan terlebih, keamanan psikologis jangka panjang mereka.

Nggak mau kan, anak-anak mengalami trauma gara-gara 'kelalaian' kita.

Manfaat 2 : Menciptakan Memori
Paps & Buns, sadar nggak kalau anak-anak itu nggak akan selamanya kecil, lucu, dan menggemaskan seperti sekarang? Akan ada waktunya mereka tumbuh dewasa dan menghadapi dunianya sendiri, tanpa kita. Dan, memang tugas kita mempersiapkan mereka hidup tanpa kita kan? Karena suka atau tidak, kita nggak bisa selamanya ada buat mereka lho.

Karena itu, mumpung mereka masih lucu-lucunya, yuk kita bangun memori yang positif buat mereka, yang nggak akan pernah mereka lupa, bahkan nantinya akan mereka ceritakan ke anak-anak mereka kelak.

Saya kadang suka ngebayangin gimana ya nanti Fabio cerita pengalaman masa kecilnya bersama papa-mamanya ke teman-temannya, atau anaknya. Apa ya yang akan ia ceritakan? Apakah pengalaman mengasyikkan waktu kita jalan-jalan di akhir pekan, berenang, mengutak-atik mainannya, mencoret-coret tembok rumah kemudian sama-sama kita bersihkan walaupun sulit. Atau jangan-jangan pengalaman buruknya ketika ia kami marahin sampai ketakutan. 

Maunya sih yang pertama, tapi ya supaya ada yang diceritain, harus mengalami dulu kan.

Manfaat 3 : Mencoba Mainannya
Kalau yang ini, bisa dibilang sambil menyelam minum air. Ini adalah 'hidden agenda' saya ketika menemani Fabio bermain.

Kenapa begitu, jujur ya pernah nggak merasa mainan-mainan anak jaman sekarang itu lebih seru dan keren dibandingkan jaman kita dulu? Ini nggak ngomongin game di gadget ya.

Dulu, nggak ada namanya 'soft play', trampolin, flying fox, robot Transformer yang sangat detil, dan lainnya. Mungkin ada, tapi dulu waktu kecil nggak punya kesempatan nyoba, entah karena faktor biaya atau pun emang nggak dibolehin. Nah, mumpung nemenin mereka main, nggak ada salahnya lah sedikit 'pelampiasan' terhadap keinginan masa kecil yang nggak kesampaian. Hehehehe... .


Kesimpulannya, menemani anak-anak main itu penting kan? Kan.

Okay, itu pendapat saya. Paps & Buns punya opini lain? Boleh dong berbagi di kolom komentar. 

Bagikan:

13 comments:

  1. bagi mereka bahagia itu sederhana, meski hanya main pasir asal ditemenin udh cukup..

    ReplyDelete
  2. Saya belum punya pengalaman di bidang ini, tapi setuju sih :)

    ReplyDelete
  3. Kebetulan belum punya anak.haha

    ReplyDelete
  4. Main versi Bunda dan Ayah jelas berbeda. Masing-masing punya manfaat untuk tumbuh kembang si kecil. Semakin sering nemenin main (terlibat dalam permainan) semakin cerdas anak.

    ReplyDelete
  5. Kebetulan aku masih SMA :v hehe

    ReplyDelete
  6. Kebetulan aku masih SMA :v hehe

    ReplyDelete
  7. Seketika flashback, dulu suka digendong bapak di pundak smabil dikejar ibu :D

    ReplyDelete
  8. Sebetulnya yang dibutuhkan anak-anak itu teman bermain, bukan mainan, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mainan juga perlu bun...cuman minta ditemenin main juga hehehe

      Delete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.