Mar 26, 2018

Simplifikasi Proses Blogging


Simplifikasi alias penyederhanaan merupakan sebuah proses yang berkelanjutan. Simplifikasi adalah sebuah petualangan yang never ending. Selama kita hidup, akan selalu ada hal-hal yang bisa kita sederhanakan.



Sejalan dengan bertambahnya usia, pengetahuan, perubahan tujuan hidup, membuat hal-hal yang tadinya kita rasa perlu ada kini menjadi tak relevan lagi.

Apa yang tadinya must have sekarang jadi nice to have atau malah don't have.

Hal yang sama saya alami dalam aktivitas blogging. Sebagai blogger yang lebih banyak menggunakan handphone untuk blogging (dari update konten sampai blogwalking dan riset kecil-kecilan), saya dulu punya beberapa aplikasi yang menurut saya harus ada di handphone seorang blogger.

Sejalan dengan berjalannya waktu dan partisipasi saya dalam komunitas ODOP5, yang menuntut saya untuk ngeblog tiap hari, jumlah aplikasi 'wajib' itu pun berkurang. Walaupun masih terbilang banyak.

Sekarang, mengingat kapasitas  penyimpanan internal handphone yang terbatas, saya pun kembali mengurangi jumlah aplikasi blogging di handphone saya.

Proses penyederhanaan alias simplifikasi ini pada dasarnya bisa dilakukan di banyak hal selain blogging. Intinya adalah soal bagaimana kita tetap bisa mencapai tujuan dengan lebih ringkas, cepat, dan tentu saja lebih baik.

Di kasus saya, prinsip simplifikasi yang saya lakukan adalah menghilangkan aplikasi yang sebenarnya nggak ada pun juga nggak apa-apa. Dalam hal ini aplikasi blog editor seperti Blogger dan Blogger Pro.

Pertimbangannya sama seperti yang saya lakukan terhadap aplikasi media sosial seperti Facebook maupun Twitter.

Sebagai gantinya, saya menggunakan aplikasi browser, yang dalam hal ini adalah Chrome, sebagai media blogging.

Selain menghemat memori, dari sisi fungsi editing dan publishing, browser ternyata menyediakan fitur yang lebih lengkap. Sebut saja fitur untuk mengatur ukuran huruf, mengkustomisasi permalink, sampai menyisipkan jump break. Fitur-fitur yang jarang saya temui di beberapa aplikasi blogging yang pernah saya coba.

Alhasil dengan proses simplifikasi ini, khusus untuk blogging saya hanya punya 2 aplikasi :
1. Simplenote untuk menulis draft
2. Chrome untuk editing, finishing, sampai publishing

Tentunya setiap orang memiliki preferensinya masing-masing. Bagaimana denganmu? Ada berapa banyak aplikasi yang kamu 'perlukan' untuk ngeblog?

Bagikan:

9 comments:

  1. Baru tau kalo chrome juga bisa, selama ini saya menggunakan aplikasi blogger dari playstore hehe

    Mantap, salam kenal

    ReplyDelete
  2. Chrome yang dimaksud itu Chrome yang biasa dipakai untuk browsing,Mbak? Selama ini saya nulis blog di laptop. susah kalau di hp. susah masukin foto-fotonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul...chrome browser. Kebetulan karena 90% aktivitas blogging saya pakai handphone jadi udah terbiasa kali ya.

      Soal kebiasaan aja mbak.

      Delete
  3. kalo saya masih belum terbisasa ngeblog dengan Handphone
    jd mash ketergantungan dengan laptop kmana2
    hp cuma untuk catet ide aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba lah sekali2 bikin postingan via handphone 👍

      Variasi baru lah hehehe...

      Delete
  4. Kalau saya hanya mesin pencari, itu sepertinya sudah cukup. Tulis, edit dan pulish. Untuk photo, dari jepretan kamera.

    ReplyDelete
  5. Mantap info penggunaan Chrome untuk ngeblog 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks mas...moga2 bermanfaat 😊

      Delete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.