Menu

04 May 2018

Asyiknya Belajar, Sakitnya Berubah

Seorang Imam besar pernah berkata, 


"Jika kamu tidak dapat menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan"




Belajar itu melelahkan? Bukannya belajar itu menyenangkan ya? Kan kita sering dengar tuh istilah 'Fun Learning'. Berarti, belajar tuh menyenangkan kan, masa iya sih melelahkan?


Sejauh yang saya tahu, dari pengalaman dealing dengan beberapa penyedia jasa pelatihan, hampir semuanya menawarkan program pelatihan, pembelajaran yang menyenangkan. Dikemas dengan beraneka macam permainan yang menyenangkan. Katanya sih, supaya para peserta bisa lebih mudah memahami materi pelatihan.


Atau, pelatihan-pelatihan dengan konsep outbond. Isn't it fun? Main-main di alam terbuka, seru-seruan bareng kawan-kawan, ketawa-ketiwi. Belajar itu menyenangkan lho.


Setuju nggak kalau belajar itu menyenangkan? 


Terus kenapa seorang Imam besar seperti Imam Syafii, malah bilang belajar itu melelahkan ya? Apa beda jaman aja ya? Mungkin di jaman beliau, yang namamya belajar itu ya melelahkan, nggak nyaman, nggak enak, dan nggak ada seneng-senengnya blas.


Ini yang saya tahu,


Belajar itu menyenangkan, yang sakit itu berubah


Belajar adalah soal berubah. Pembelajaran yang baik adalah yang mampu membawa perubahan dalam diri seseorang. Mulai dari cara berpikir, sikap, sampai ke perilaku.


Belajar tanpa perubahan itu omong kosong.

#hardiknas2018

Share:

2 comments:

  1. Iya yah. Beer berubah itu tak mudah. Harus mengalahkan diri sendiri untuk itu. Sementara raksasa besar yang sulit ditundukkan ya ego sendiri. Jadinya banyak orang ikut pelatih gitu2 saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pelatihan/training itu hanyalah alat untuk mencapai tujuan. Masalahnya banyak orang yang tujuannya nggak jelas, terus ikut pelatihan.

      It happens ๐Ÿ˜”

      Delete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.

Subscribe via Email

Minimal Blog

Designed by Anders Norén