Jul 21, 2018

Yakin Mau Punya Anak Pintar?

Sumber : unsplash.com

Orang tua mana sih yang nggak kepengen punya anak pintar, cerdas, dan sejenisnya? Tentunya akan sangat membahagiakan ya Paps, Buns kalau kita dikaruniai putra/putri yang pintar.

Tapi, jangan seneng dulu Paps-Buns. 

Ada beberapa hal yang kita musti siap-siap lho, seandainya Tuhan menganugerahkan anak pintar ke pelukan kita.

1. Keingintahuan tinggi
Anak pintar biasanya memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Mereka akan banyak sekali mengajukan pertanyaan demi pertanyaan yang menuntut kita harus siap dengan jawabannya lho. 

Tentu saja nggak semua pertanyaan bisa kita jawab. Kalau saya, ketika Fabio menanyakan sesuatu yang saya nggak tahu jawabannya, saya akan bilang, "Papa nggak tahu sayang, coba nanti kita cari sama-sama ya."

Buat saya, cara ini lebih "aman" daripada saya harus mengarang cerita tahayul yang akhirnya menyesatkan. Istilah jaman dulu, mbujuki arek cilik.

Berhubung saya nggak senang dibohongi, jadi saya berusaha nggak pernah bohong ke anak saya.

2. Kreativitas (nyaris) tanpa batas
Berangkat dari keingintahuannya yang tinggi, anak pintar biasanya penasaran untuk mencoba segala sesuatu yang menarik buatnya. Mereka nggak mau tahu apakah apa yang mereka lakukan itu membahayakan dirinya atau tidak. Yang penting asyik dan memuaskan keingintahuannya.

Nah, di sinilah tantangannya sebagai orang tua. Melarang atau membolehkan (demi menstimulasi kecerdasan anak). Kecenderungannya, kita menjadi ekstremis. 

Giliran nggak boleh, semua dilarang. Ini nggak boleh, itu nggak boleh. Akhirnya, kemungkinannya adalah si anak jadi penakut, ga berani nyoba. Atau malah jadi pemberontak karena kebanyakan aturan dan larangan.

Sebaliknya, kalau dibolehkan jadinya kebablasan. Membahayakan si anak dan berpotensi membahayakan orang lain.

Jadi gimana dong?

Ya mau nggak mau, suka nggak suka, harus mau repot. Repot njagain, repot ngomelin, dll.

•••••

Nah, jadi orang tua itu susah-susah sulit ya. Apalagi anak kita termasuk anak pintar ya.

Kita semua berharap memiliki anak yang pintar. Namun sedikit dari kita yang dengan sengaja memampukan diri menjadi orang tua bagi anak-anak pintar.

Punya anak pintar memang anugerah. Namun sebagai orang tua kita juga punya PR yang harus segera diselesaikan lho. Sudah sejauh mana sih usaha kita untuk mengupgrade diri kita supaya anak-anak pintar itu nggak 'terlantar' di tangan kita.

Lagipula, kalau dipikir-pikir...semua anak itu by default lho pintar-pintar. Kitanya aja yang kurang cakap memoles kelebihan mereka. 

Betul nggak?

Share:

3 comments:

  1. ya setiap anak punya kelebihan dan kekurangan ya dan kita ortu hrs bisa menerima keunikan mereka dan memoles apa yang menjadi kelebihannya. btw anak pintar juga hrs dibarengi dg karakter yang baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Bun...dan semua itu tanggung jawab kita sebagai orang tuanya untuk 'membentuk' mereka sesuai fitrahnya.

      Delete
  2. Biarpun anak2, mereka punya pilihan dan berhak utk memilih. Sbg orgtualah yg harus memberikan pilihan mana yg terbaik. Dibalik anak yg cerdas pastinya krena ortunya yg cerdas pula

    ReplyDelete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.