Sep 28, 2018

Jenis Caleg Yang Tidak Layak Dapatkan Suaramu


Tanpa terasa, sudah hampir 5 tahun sejak Pemilu Presiden diselenggarakan. Tahun depan, kita gelar lagi pesta demokrasi di negeri tercinta.

Seperti halnya 5 tahun yang lalu, jelang Pemilu Presiden ada Pemilu lain yang juga tak kalah seru, yaitu pemilihan anggota legislatif.

Mumpung masih tahun depan, kali ini saya mau berbagi beberapa jenis calon legislatif a.k.a Caleg yang nggak layak buat dapetin suara kamu. Harapan saya, kamu bisa lebih bijak dalam 'mengutus' wakilmu di dewan legislatif.

Ini dia... .

Caleg Ngeksis
Nyaleg juga perlu ngiklan, supaya masyarakat tahu dan (semoga) tergerak untuk memilih sang caleg. Namun, kamu perlu tahu, ngiklan itu nggak gratis.

Semakin banyak iklannya, semakin besar ukurannya, artinya semakin tinggi pula biayanya.

Moga-moga saya salah, tapi saya punya stereotipe kalau biaya iklan itu ibarat investasi. Namanya investasi, perlu modal dan tentunya berharap balik modal.

Ya, moga-moga aja nanti ketika sudah terpilih caleg tersebut nggak cari balik modal dengan cara yang berujung rompi orange.

Plus, biasanya caleg seperti ini suka nggak tanggung jawab. Masa kampanye sudah lewat eh, selebarannya kemana-mama

Caleg Minta Doa
Pernah lihat caleg di iklannya bilang, "Mohon Doa Restunya"?

Nah, saran saya jangan pilih caleg seperti ini. Alasannya, dia cuma minta didoain bukan? Karenanya, doakan lah dia.

Doa apa? Ya terserah kamu lah. Pokoknya doa. Kan doi juga nggak bilang minta doa apa.

Caleg Minta Dukungan
Lho, minta dukungan kok malah nggak dipilih? Berarti nggak ndukung dong.

Tenang, tidak memilih si caleg bukan berarti kamu nggak dukung dia. Perlu kamu tahu, yang namanya dukungan itu bentuknya macam-macam. Ada dukungan materi, dukungan moril, bahkan sekadar pesan singkat, "Aku mendukungmu" itu sudah jadi bentuk dukungan.

Artinya, kamu sudah memberikan apa yang dia minta. Selesai.

Caleg Motivator
Selain caleg peminta-minta tadi, ada juga jenis caleg motivator. Caleg jenis ini sangat berapi-api dalam memberikan motivasi.

Mulai dari motivasi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sampai anti korupsi (yang tak lama berselang ia jadi tersangka kasus korupsi).

Kenapa caleg jenis ini tidak perlu kita pilih? Alasannya sederhana, orang ini nggak nyaleg. Dia hanya orang baik yang punya uang lebih untuk sewa billboard buat menyampaikan pesan inspiratif, yang entah siapa yang bikin atau dari mana asalnya, demi memotivasi rakyat.

◇◇◇◇◇

Nah, begitulah jenis-jenis caleg yang nggak layak dapatkan suaramu. Semoga informasi ini berguna bagi nusa dan bangsa.

Selamat mencoblos!

Bagikan:

2 comments:

  1. wah, maasih banyak ya sebetulnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa....benar sekali, ini hanya seklumit saja 😂

      Delete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.