Nov 19, 2018

Biarlah Papa Jahat, Asal Kamu Selamat


Hi Bio, gimana weekend kemarin di kolam renang barunya? Seru ya Nak? Hope you enjoyed it as much as I did.

Mulai seru-seruan naik kapal (pelampung), sampai main seluncur. Seneng banget Papa lihat kamu kemarin, apalagi setelah seminggu sebelumnya kamu cuma bisa meringkuk diam, nggak mau makan, badan panas, batuk nggak selesai-selesai.

Capek? Pegel? Hmm...lumayan. Tapi ngelihat wajah ceriamu, yang ada cuma bahagia aja 😊

Walaupun sempat ada insiden Papa Jahat ya kemarin pas makan siang.

Waktu itu, Papa kuatir banget sama cara kamu megang tusuk sate. Di mata papa, ujung lancip tusuk sate itu sudah sangat dekat sama mata kamu Nak. Sedikit aja salah gerak, sudah kecubles itu mata kamu 😯

Ya, Papa memang agak ketus dan 'maksa' buat ngambil tusuk sate itu. Habis gimana? Papa nggak mau lah, tusuk sate itu melukai kamu.

Buat Bio, mungkin cara Papa kemarin bikin nggak nyaman dan melukai kamu. Bahkan Bio juga sempat bilang kalau Papa ini jahat.

Well here is the thing Son. I love you with all my heart and I don't want you to be hurted.

Cuma kadang-kadang, Papa kehabisan ide dan cara untuk menyampaikan maksud Papa seperti yang kamu harapkan. Contohnya kemarin.

Papa panik dan buat Papa, apa yang Papa lakukan kemarin itu adalah satu-satunya cara yang terpikir untuk mengamankanmu.

Bio nggak suka? Bio nggak nyaman? Bio marah sama Papa? Bio anggap Papa jahat? Jujur, Papa nggak peduli.

All I care was, your safety.

Kalau Papa memang harus jadi jahat supaya kamu selamat, then I'll be jahat.

Kelak, ketika kamu baca tulisan ini. Papa cuma ingin kamu tahu satu hal, Papa sayang sama Bio. Pun demikian dengan Mommy.



Sidoarjo, 19 Nov 2018
Papamu.

****
Bagikan: