Nov 30, 2018

Perokok Pasif Yang Layak Meninggal



Tentunya sudah bukan jadi rahasia lagi kalau merokok, merugikan kesehatan. Sudah banyak penelitian, jurnal ilmiah, artikel, bahkan blog post yang membahas tentang topik ini. Kampanye-kampanye anti rokok, mengajak dan mempersuasi para perokok untuk segera menghentikan kebiasaan merokoknya demi kesehatan sudah gencar dilakukan.

Pertanyaannya, kok masih ada saja yang merokok. Apakah para perokok ini masih kurang teredukasi terkait dampak rokok bagi kesehatan mereka?

Tentunya tidak. Saya dulu perokok dan saya sadar betul kalau merokok bisa merusak kesehatan saya. Namun, saya tetap merokok.

Kenapa gitu? Sederhananya, saya nggak peduli.

Ya saya tahu, merokok merugikan kesehatan. Saya cuma nggak mau tahu saja. Titik.

Dan karena saya nggak mau tahu, otomatis saya menolak semua informasi tentang bahaya merokok buat kesehatan saya.

Buat kawan-kawan yang saat ini masih merokok, kalian setuju nggak sama saya?

Tapi, kalian tahu juga nggak sih kalau selain merugikan kesehatan kita, merokok juga bisa mempengaruhi kesehatan orang lain lho. Orang-orang ini, kalau istilah umunya perokok pasif.

Bahkan katanya, resiko perokok pasif mengalami gangguan kesehatan itu lebih besar daripada perokok aktif lho. Bisa menimbulkan kematian juga.

Kawan-kawanku yang masih merokok coba deh kita iseng-iseng main statistik.

Kalau 'hanya' 2 dari 10 perokok pasif itu meninggal karena terpapar asap rokokmu, idealnya siapakah 2 orang tersebut?

1. Ayahmu
2. Ibumu
3. Kakakmu
4. Adikmu
5. Suami/istrimu, atau
6. Anakmu

Ada yang meninggal, ada yang bertahan. Lagi-lagi nih, menurut kamu sebaiknya yang masih hidup itu, seperti apa ya kondisinya?

1. Kanker paru-paru
2. Stroke
3. Jantung koroner
4. Tubercolosis
5. Asma akut

Jadi gimana? Sudah menentukan pilihanmu? Jangan milih yang nggak ada di daftar pilihan ya, nggak asik dong kalau gitu.

Share pilihan kamu di kolom komentar ya.


Bagikan:

6 comments:

  1. aku perokok pasif dan saat mau operasi abru ketahuan kalau paru2ku kotor , pdhl suamiku gak ngerokok dan aku banyak terpapar rokok diluar, di angkot dll

    ReplyDelete
  2. Terus yang harus di salah kan siapa sekarang..?
    1. Perokoknya..?
    2. Pabriknya..?..
    3. Atau orang yang terkena paparan rokok..?(salah siapa mau deket²orang rokok)

    ReplyDelete
  3. Perokok itu makin sadis mereka gk peduli lingkungan sekitarnya...
    Yang paling ngeri anak sd aja udah ada ygmerokok. Sedih bgt saya...
    Macam mna pula orang tuanya biar anaknya merokok. Sggh ironi

    ReplyDelete
  4. Belum pernah membaca postingan tentang rokok sekeren ini.

    Daaann amat sangat setuju. .
    Orang yang merokok, sebenarnya bukan karena mereka ga sadar kalau merokok itu merusak kesehatan.

    Mereka hanya GAK MAU TAU DAN GAK MAU PEDULI.

    share ya masss..
    Duh baper banget saya kalau ngomongin rokok.

    Karena rokoklah salah satu alasan saya rela hidup jauh dari ortu saya, karena bapak saya perokok berat dan saya gak mau beliau merusak kesehatan saya maupun keluarga saya.

    Suami saya juga dulu perokok, dan saya beneran masih ingat bagaimana perjuangan saya, sampai ngesot2 demi membebaskan beliau dari rokok.

    Sedihnya, dalam perjuangan tersebut, tidak ada satupun yang mendukung saya *lah curhaaat hahaha..

    Semoga banyak perokok yang baca ini, agar mereka bisa memilih, siapa yang pantas jadi korban atas keegoisannya merokok.

    ReplyDelete
  5. Dulu aku juga perokok mas. Sejak smu, tp mulai rutin pas kuliah sampe nikah ama suami. Awalnya jg ga mau stop, ga mau tau kayak yg kamu tulis. Mau liat ganbar2 mengerikan ttg efek rokok, dulu jg ga peduli. Ttp aja msh merokok. Sampe akhirnya ketemu suami, dan dia minta aku berhenti. Yaaa krn sayang, aku berenti, tp awalnya masih pura2 :p. Di kantor ttp merokok, tp di rumah ngakunya ga. Baju semprot parfum trus lah.

    Sampe akhirnya bener2 stop itu krn aku dpt kiriman foto cewe yg usiany msh muda, tp kulitnya terlihat seperti org yg jauuuh lbh tua. Katanya krn rokok. Ituuu, yg bikin aku stop. Ngeri melihat kulitnya. Smntara aku tipe yg sngt perhatian ama kulit wajah. Mikirin udh keriput di umur segitu, cukup bikin aku ga pgn nyentuh rokok :D. Akhirnya sampe skr, aku udh ga prnh nyentuh lg. Inget foto si cewe yg menua sblm waktunya itu aja :). Ampuh di aku. Memang sih, berentinya bukan krn inget orang2 di sekitar. Tp yg ptg aku berhenti :)

    ReplyDelete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.