Jan 8, 2019

Kapan Saring Sebelum Sharing Jadi Budaya?

Dua hari ini, Facebook dan Whatsapp penuh dengan share konten tentang kasus jajan 80 juta. Mungkin kamu juga menerima sharing berita maupun meme terkait kasus ini di media sosial kamu.

Entahlah, tapi melihat fenomena ini saya jadi teringat sebuah kalimat sederhana dari seorang narablog (yang mohon maaf, lupa namanya) sebagai berikut :

Saring Sebelum Sharing

Memang di era teknologi, ketika arus perputaran informasi bergulir begitu deras dan kencang, seolah membuat kita berlomba untuk cepet-cepetan jadi yang pertama membagi sebuah informasi. Sangking cepatnya, sampai-sampai kita lupa keabsahan, kebenaran dari informasi yang kita bagikan itu. Apalagi, memikirkan faedahnya bagi yang baca.

Bodo amat, bermanfaat atau enggak. Yang penting share dulu, kalau salah mari tertawa bersama.

Kalau sudah seperti ini mentalitasnya, kira-kira kamu kuatir nggak sama anak-anak kita nanti? Mereka yang sering pinjam gadget orang tuanya tanpa ijin, lalu tanpa sengaja mengakses konten yang dibagikan teman-teman kita. Konten yang, mohon maaf, sedikit manfaat banyak gaya.

Kalau gitu, jangan pinjamin anak kita gadget dong. Sederhana kan? Hmm..kamu kaya nggak tahu anak jaman sekarang. Yang jaman dulu aja, dilarang makin menjadi. Apalagi jaman now.

Sharing is caring, only if you care with what you share

Kita memang tidak bisa menyuruh semua orang sadar diri, menghidupkan budaya saring sebelum sharing. Namun, kalau kita mulai dari diri sendiri dan orang sekitar kita, sepertinya cukup realistis lah.

Jadi bagaimana? Mau memulai?

Bagikan:

2 comments:

  1. Miris memang yang kayak gini banyak di lingkaran teman-teman. Dikasih peringatan malah bilangnya "saya kan cuma sharing", "tujuan saya kan baik, biar waspada"

    Akhirnya orang2 kayak gini di medsos saya mute dan unfollow. Kalo di WA biasanya grupnya yang saya mute.

    ReplyDelete
  2. Kenapa sharing info begitu cepat? karena Sepertinya jika bisa menjadi orang pertama yang share suatu info, akan menjadi kebanggaan tersendiri.

    Untuk mencegahnya mungkin kita bisa mengingatkan org tersebut agar tidak menshare info yang kurang elok/kurang dapat dipercaya

    ReplyDelete

Semua komentar masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.