Sunday, March 31, 2019

20 Nasehat Blogging Dari The Minimalists


Hey bloggers! Ada rencana nulis apa nih buat postingan terbarumu? Udah ada bayangan, atau...masih meraba-raba, nulis apa lagi ya.

Well, begitulah memang dinamika jadi blogger ya. Kadang ide suka nggak bisa ditebak kapan datangnya. Kadang-kadang suka nggodain kita malah. Giliran nggak bawa kertas dan pulpen, handphone low bat, atau berbagai kondisi nggak kondusif buat nulis...eh malah pada berdatangan.

Tapi, pas udah kondusif...malah lenyap tak berbekas. 😥

Ya sudah, dinikmati saja. Toh kamu bukan satu-satunya yang ngalamin hal ini.

Buat kamu yang sudah tahu mau nulis apa atau sekarang ini lagi break bentar dari nyelesaiin tulisanmu. Saya mau share nih 20 nasehat dari The Minimalists, untuk memperbaiki kualitas tulisan kita.

Sebenarnya ini buat reminder saya pribadi sih. Tapi siapa tahu berguna juga buat kamu.

20 Nasehat Blogging Dari The Minimalists


1. Temukan Niche. 

Memiliki niche atau topik khusus di dalam blog memang bukan sebuah keharusan, tapi cuku membantu. Coba tanyakan ke dirimu sendiri, apa sih yang menjadi passion kamu? Apakah menulis, travelling, masak, atau parenting.  Apapun itu, selama kamu punya perspektif unik di dalamnya, tuliskan saja.

2. Tentukan Siapa Pembaca Idealmu.

Nah, ketika kamu sudah menentukan niche blog-mu, kamu perlu tahu siapa sih yang bakal baca tulisan-tulisanmu. Misal nih blog saya ini membahas topik seputar blogging, lifestyle, dan workspace (dunia kerja). Bayangan saya, pembaca blog ini adalah sesama blogger. Pun karena saya banyak membagikan konten-konten saya di grup Facebook khusus blogger seperti Blogger Crony dan Warung Blogger. Dengan mengetahui siapa pembaca blog kita, kita bisa kustomisasi bagaimana kita menulis dan mengemas konten-konten kita.

3. Memberi Nilai Tambah.

Blog kamu harus+kudu+wajib memberi nilai tambah buat pembacamu. Kamu kan mau membantu mereka menyelesaikan masalah mereka. Menjaga kualitas konten adalah satu cara untuk mendapatkan traffic yang berkualitas dan menciptakan pembaca setia. Jadi, sebelum posting, coba tanya ke diri sendiri, tulisan ini punya nilai tambah buat pembaca saya nggak ya.

 4. Original.

Iya, saya paham ada banyak blog di luar sana yang membahas topik yang sama denganmu. Pertanyaannya, apa yang bikin blogmu berbeda? Jawabannya adalah: karena kamu. Kamulah yang membuat blogmu berbeda dari blog-blog lainnya. Perspektifmu, kreativitasmu, nilai yang kamu berikan.

5. Buat Menarik.

Tulislah konten yang menarik, dan epik. Terlebih kalau kamu mau orang lain nge-share kontenmu.

6. Jadi Dirimu Sendiri.

Salah satu aspek yang membuat kontenmu menarik adalah saat kamu berbagi ceritamu. Setiap orang itu unik, dan ceritamu itu bagian yang sangat penting. Nggak perlu terlalu detil dan mendayu-dayu pas menuliskan ceritamu, salah-salah malah jadi boring bin garing. Storyteller hebat itu menghilangkan 99% yang sebenarnya terjadi dan menyisakan 1% yang menarik untuk pembaca.

7. Jujur.

Blog kamu itu harus sahih -berasa nyata- kalau kamu mau orang baca. Kamu bisa jadi blogmu atau blogmu yang menjadi kamu. Maksudnya apa kamu benar-benar mengalami, melakukan, dan merasakan sebagaimana yang kamu tuliskan? Kalau enggak, hati-hati...orang bisa tahu kok. “Be the change you want to see in the world,” kata eyang Gandhi.

 8. Transparan.

Transparan itu nggak sama dengan jujur. Kamu nggak perlu ngeshare setiap detil dari hidupmu hanya supaya kamu jadi jujur. Because everything we write must serve the greater good.

 9. Waktu.

Ngeblog itu perlu waktu. Banyak banget. Apalagi kalau kamu termasuk perfeksionis parah seperti saya yang memperhatikan sekali hal-hal detil sampai-sampai lupa sama big picture-nya. Jadi luangkan waktumu, jangan nunggu luang. Desain itu penting, tapi jangan habiskan waktu terlalu banyak di situ. Luangkan waktu terbanyakmu (untuk blogging) di membuat konten.

 10. Visi.

Ada banyak template yang bisa kamu pilih untuk blogmu. Mulai yang gratis sampai yang berbayar. Namun, ada baiknya sebelum kamu memilah-milih mana template yang sesuai buat blogmu, kamu punya dulu bayangan, seperti apa sih idealnya tampilan blog itu. Bayangin aja kamu mau bikin rumah, kan setidaknya kamu punya bayangan kan rumahmu itu nanti jadinya seperti apa. Terlepas dari apakah kamu punya kemampuan desain maupun koding.

11. Temukan Suaramui.

Menemukan "suara" kamu bisa bikin tulisanmu berasa lebih hidup dan nyata.

12. Gunakan 'Kita' Dibanding 'Kamu'.

Menggunakan 'kita' ada kalanya lebih powerful terutama ketika kita lagi ngomongin tentang perilaku ataua kecenderungan negatif. Bayangin aja seperti ini: kita nulis peer-to-peer, sebagai antar teman.

13. Kapan Waktu Posting.

Kapan sih waktu terbaik posting update blog terbaru? Jawabannya...nggak terlalu penting. Memang, konsisten nulis itu penting, tapi nggak perlu lah sampai terlalu schedule freak. Setidaknya posting satu kali seminggu.

14. Media Sosial. 

Yup, menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram bisa membantumu terhubung dengan pembacamu. Tapi ingat, fokus ke menulis konten dulu, baru medsos.

15. Abaikan Kritik Negatif dan Hal-Hal Tolol.

Saya belum pernah sih menerima komentar pedas atau kritik di postingan-postingan saya. Mungkin karena ngeshare-nya ke grup blogger kali ya. Jadi mereka kalau ngasih komen ya lebih 'beradab' dibanding kasih komen di postingan medsos seperti Facebook atau Instagram yang cenderung biadab dan barbar. Tapi seandainya pun kita menerima komentar seperti itu di blog kita, jangan diambil pusing. Karena in the end kamu sendiri yang rugi karena kemakan energi negatif mereka. Kemungkinannya kalau kamu mencoba menjelaskan yaitu (1) mereka nggak mau denger, (2) mereka cuma komen dan setelah itu pergi. Jadi, what's the point for us?

 16. Riset.

Luangkan waktu untuk ngeriset (baca : googling) artikel-artikel yang terkait dengan topik bahasanmu. Kasih link di tulisanmu.

17. Keep It Simple.

Buat blogmu sesimpel mungkin. Nggak perlu tambahin widget-widget atau aplikasi nggak penting lain yang bikin blog kamu lola. Hanya pasang yang basic aja. Makanya blog ini nggak ada fitur yang aneh-aneh. Ads-pun nggak ada. Sederhananya, kalau nggak ada nilainya, nggak usah dipasang.

18. Gambar.

Pasang foto kamu di blog. Pembacamu mau lihat orang di balik blog yang mereka baca. Nggak perlu malu. 😊

19. Komentar.

Kalau kamu mau orang ngasih komentar di blogmu, sediakan kolom komentar dan permudah mereka memberikam komentar. Saya pribadi nggak terlalu prefer memoderasi komentar. Tapi saya rasa semua orang punya preferensi sendiri soal ini.

20. Jalani Hidupmu.

Kita ini kan ngeblog tentang hidup kita. Dan di dalam hidup ada hal lain yang perlu kita prioritaskan sebelum menulis. Seperti, ibadah, keluarga, kesehatan, pengembangan pribadi, dll. Sederhananya gini, jalani hidup yang layak untuk dituliskan.

Jadi mana dari 20 nasehat ini yang paling mengena buat kamu? Kalau saya sih, yang nomor 20.

Bagi Ke Teman:

18 comments:

  1. Ya Alloh, mewakili kegalauanku banget. Aku mau bikin tulisan untuk merespon artikel ini. Boleh ya☺️ Poin-poinnya bener-bener tepat bsasaran. Aku mau jawab satu per satu dalam postinganku nanti. Makasih ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang bisa membantu...kabarin ya kalau udah tayang tulisannga 😊

      Delete
  2. Nomor 11,12 dan 16 yg ngena ya. Tapi maksudnya dengan suara apa ya, aku belum paham..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahasa aslinya bilang "writing voice" sepemahaman saya sih, gaya menulis yang jadi ciri khas seorang penulis. Apakah straightforward, muter-muter dulu, dsb.

      Delete
  3. Wah, iya, no 20 itu ngena banget buatku. Alasanku gini, aku tak mau berdusta (pencitraan) lewat tulisan di blog. Maunya aku, apa yang kutampilkan ya memang itulah yang kujalani sehari-hari. Maka supaya enggak malu-maluin dalam tulisan, aku mau tak mau mesti memperbsiki kehidupanku dong.... Yeah, tulisanku pelan-pelan mengubah duniaku.

    #Halah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, supaya nanti kita bisa sama-sama bilang kalau ngeblog merubah diri kita menjadi pribadi yang lebih baik 😊

      Delete
  4. Menarik. Dapat masukan buat ngeblog lebih apik lagi.

    ReplyDelete
  5. Wah ini nasihat blogging yg bener2 realita :D bukan teori yg berat2.. ringan tapi ngenaa.. fave no 20 juga! :D btw the minimalist itu siapa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. The Minimalists itu duo blogger yang punya www.theminimalists.com

      Coba aja main2 ke sana 😊

      Delete
  6. nah nomor 2 itu yg lagi saya usahakan siapa pembaca ideal...
    sasaran blog saya adalah sesama blogger, karena sesama blogger bukan hanya sekadar pembaca. tapi mau berinteraksi di sebuah postingan... nah disitu juga pentingnya says sesuaikan topik postingan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm...iya ya, jarang ya non-blogger mau berinteraksi di kolom komentar 🤔

      Delete
    2. Ennyes banget ini, interaksi positif bisa bangkitkan semangat blogging, gapapa trafiknya jaring sesama blogger daripada anonim tanpa ninggalin jejak apa pun, wkwkwk

      Delete
  7. Poin 6 dan 20 pas banget buatku itu Mas, yang namanya ngeblog pasti ada masa-masa up and down semangat nulisnya. Saat menjadi diri sendiri, nulis tentang keseharian, lumayan mengembalikan mood untuk berbagi cerita yang kita tuliskan. :D Makasih ya remindernya...

    ReplyDelete
  8. Duh yang nomor 18 belum pd pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi penting lho, kan pembaca juga mau tau, siapa sih orang di balik tulisan yang mereka baca

      Delete
  9. infonya menarik banget nih. pas untuk referensi.

    coba yuk berbagi informasi, coba buka http://arionproperti.com/ untuk info mengenai

    gedung serbaguna
    sewa gedung pernikahan
    gedung pernikahan di jakarta

    ReplyDelete