Thursday, March 14, 2019

Kata Siapa Ngeblog Itu Gratis?



Nyatanya, ada harga yang harus kamu bayar ketika kamu memutuskan menjadi seorang narablog atau blogger.

Postingan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi buat kamu yang berencana mulai blogmu tahun ini. Walaupun saya bukan blogger kondangan, tapi saya harap sharing sederhana ini bisa jadi bahan pertimbanganmu lah.

Sebelum kamu mulai baca, saya mau kasih tahu aja. Ngeblog itu simpel kok. Cuma ya gitu, simpel itu nggak berarti mudah.

But still, ngeblog itu asyik dan berfaedah kok.

4 Jenis Biaya Dalam Blogging


Ingat ya, ini prinsipnya...ngeblog itu nggak gratis.

Lho, tapi katanya si itu kalau pakai platform ini kita nggak perlu keluar uang sepeserpun kok. Kamu yakin nggak akan keluar uang sepeserpun? 

Setidaknya, dari pengalaman saya ada 4 biaya yang perlu kamu investasikan ketika kamu mantap mulai ngeblog, antara lain :

  1. Pikiran
  2. Tenaga
  3. Waktu
  4. Uang

Hmm… .


Photo by NeONBRAND on Unsplash

Aktivitas-Aktivitas Blogging & Biayanya

Ada beberapa aktivitas dalam blogging baik sebelum, pada saat, maupun setelahnya yang butuh biaya. Antara lain,

Persiapan

  1. Menentukan mau ngeblog tentang apa
  2. Memilih platform blog
  3. Memilih nama domain
  4. Mengatur tema/tampilan, menghubungkan dengan akun media sosial, mengatur font, dll
  5. Membuat konten untuk halaman-halaman statis

Pembuatan

  1. Brainstorming ide
  2. Menulis draft
  3. Memilih gambar 
  4. Sentuhan akhir
  5. Publish

Setelah

  1. Promosi, promosi, promosi
  2. Blogwalking
  3. Merespon setiap komentar masuk
  4. Mulai nulis lagi

Ada tambahan?


Sekarang, kita bicara soal biayanya ya. Secara umum aja, biar kamu nggak pingsan duluan ngelihat kenyataannya.

Biaya 1 : Pikiran

Yang pertama jelas, ngeblog itu butuh pikiran dan konsentrasi. Semultitasking-multitaskingnya kamu, saya kok nggak yakin kamu bisa ngeblog (nulis, editing, finishing, posting, sampai promosi) sambil ngerjain kerjaan kantor. Apalagi kalau kamu emak-emak setrong.

Bisa nggak kamu ngeblog sambil cuci piring, ngepel, tawar-menawar sama Pak Sayur?

Mungkin bisa, kalau yang penting jadi. Tapi gimana kualitasnya?

Biaya 2 : Tenaga

Ada yang bilang, logika nggak jalan tanpa logistik yang mencukupi. Emangnya, mikir nggak perlu tenaga? Nulis nggak perlu tenaga? Blogwalking juga perlu tenaga + pikiran lho.

Kecuali kalau kamu tipe orang yang kalau blogwalking, nggak baca lengkap dan 'hanya' meninggalkan komentar : pertamax, mantap, keren.

Tapi kalau kamu menganggap sharing is caring so please care with what you share, kamu perlu tenaga dan pikiran ekstra.

Biaya 3 : Waktu

Siapa yang seperti saya, beranggapan kalau waktu 24 jam dalam sehari itu kurang? Gimana kalau kita sama-sama propose ke Sang Kuasa untuk nambah 1 jam aja dalam sehari, jadi 25 jam.

Kira-kira dengan 25 jam sehari, apakah kita bisa menghasilkan lebih? Lebih banyak, dan berkualitas?

Atau jangan-jangan sama aja.

Well, selagi nunggu approval proposal kita, gimana kalau kita maksimalkan saja 24 jam yang ada tiap hari ini?

Memang, ngeblog itu butuh waktu, nyelesaiin kerjaan butuh waktu, ngurus rumah dan anak juga butuh waktu. Jadi gimana dong? Jadi ngeblog nggak?

Biaya 4 : Uang

Blogku pakai yang gratisan kok, jadi nggak keluar uang sepeserpun. Hmm...okay, blognya gratisan. Kuotanya gratis nggak? Pakai Wi Fi gratis di kafe, keluar uang nggak buat sekedar beli teh tawar atau bayar parkir?

Belum lagi kalau kamu ngupgrade domain kamu. Minimum kamu perlu 100 ribuan per tahun untuk beli domain.

Kesimpulan


Ternyata ngeblog itu nggak segratis yang kamu kira kan? Nah, jadi gimana nih...mau dilanjut ngeblognya nggak?

Tapi terlepas dari biaya-biaya itu, kamu juga perlu mempertimbangkan manfaat ngeblog buat kamu. Ya, semuanya pasti ada plus minusnya kan. Kalau plusnya lebih banyak ya silahkan dijalani. Kalau yang banyak minusnya, ya...coba dipikir lagi.

Dibuat simpel aja.


Menurutmu, apa aja sih biaya-biaya untuk menjadi seorang blogger? Dan, di aktivitas mana biaya tersebut terpakai?

Bagi Ke Teman:

4 comments:

  1. yg bilang gratisan kalo ngeblog itu pasti ga serius utk bikin blog :p. Aku ga prnh anggab blogging itu kerjaan ato hobi yg gampang. butuh tenaga ekstra utk menuliskan apa yg mau ditulis. waktu ekstra utk bener2 membaca isi tulisan org lain supaya saat komen bisa nyambung, ga sekedar 'pertamax', 'TFS' ato basa basi ga ptg lainnya :p. Aku selalu nyediain waktu 1 jam di pagi hari utk BW, lalu 1 jam di siang hari pas istirahat kantor, trakhir 1 jam di dalam kendaraan umum pas pulang kantor. itu aja terkadang kurang mas.. Makanya target blogging seminggu sekali utk update aja srg keteteran.. Tapi tetep, aku lbh milih menulis dgn hati drpd asal posting. gpp agak telat utk publish drpd hasilnya ngasal :).

    kalo masalah domain dan hosting, apalagi itu yaaa :D. Wajib nyisihin tiap bulan supaya annual feenya ga berasa berat :). Sebenernya blogku blm dipake utk cari duit sih. tp aku ttp sengaja pakai domain dan hosting berbayar hanya supaya aku bisa serius dan konsiten menulis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang serius itu perlu dipaksa ya, nggak bisa ngikut ke mana air mengalir. Soalnya, air mengalir itu pasti ke tempat yang lebih rendah.

      Salut buat dirimu yang mau 'membayar harga' untuk menjadi seorang blogger.

      Keep up the good work ya.

      Delete
  2. Biaya transpot pastinya. Apalagi kalau datang ke event. Selagi masih ada rejeki lebih dan bisa hadir, saya pasti datang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya malah nggak pernah dateng event, jadi bertanya-tanya...sebenarnya saya ini blogger apa bukan hehehe.

      Penasaran sih sesekali join event, ketemu sama blogger senior, belajar dari mereka yang sudah banyak makan asam+garam+merica+sambel+dan bumbu lainnya di dunia perblogging-an.

      Delete