Postingan Dapat Like dan Share, Siapa Sih Yang Nggak Mau?


Seumur-umur ngeblog, baru kali ini postingan saya di-share dan mendapat respon positif dari orang-orang.

Seneng? Ya iya lah seneng.

Tapi, seperti kata pepatah, mempertahankan lebih sulit daripada meraih.

Pertanyaannya sekarang, apakah postingan-postingan saya berikutnya juga akan di-share juga atau syukur ada yang baca dan kasih komentar.

KILAS BALIK...

Sebenarnya, saya lagi eksperimen beberapa pendekatan baru (buat saya) di tulisan tersebut. Saya juga nggak nyangka bakal seperti ini jadinya.

Mungkin 20 likes buat kamu, bukan angka yang fantastis. Dan 'hanya' di-share 4x...apa istimewanya. Tapi buat saya pribadi, it means something.

Kalau diingat-ingat lagi, ada beberapa eksperimen yang saya lakukan. Ini saya tuliskan buat reminder pribadi, tapi semoga bisa bermanfaat buat kamu.

1. Mindset

Saya mulai ngeblog karena saya seneng nulis. Alhasil, saya nggak mikir banyak tentang pembaca saya.

Kan, 'hanya' menyalurkan hobi.

Jadi, ya apa yang saya dapat pun sepadan. Jumlah traffic blog saya, 'hanya' segitu-segitu saja. You get what you earn toh.

Di awal tahun ini, saya mencoba merubah mindset saya. Saya tidak menulis untuk diri sendiri. Saya nulis untuk orang lain.

Saya nulis supaya pembaca mendapat manfaat, nilai tambah, faedah, dan hal-hal positif lainnya.

Minimal, not screwing their day.

Jadi, saya bertanya ke diri sendiri sebelum memposting, "Apa untungnya orang baca ini?"

2. Teknik Penulisan

Sebelumnya, saya nulis mah nulis aja. Apa yang ada di kepala langsung ditulis. Akhirnya mentok, berhenti di tengah jalan.

Sebelum tahu bagaimana menulis sebuah postingan yang baik, saya nulis berbaris-baris, nggak pakai gambar, nggak peduli keyword. Pokoke nulis.

Jujur, saya kalau disuruh baca tulisan saya sendiri ya males. 😅

Karenanya saya nyoba cara baru yang sebenarnya sederhana sih, tapi ternyata ngefek banget.

Apa yang saya lakukan?

  1. Bikin judul duluan, biar tulisan nggak nggeladrah ke mana-mana.
  2. Bikin subheading, yang juga berfungsi sebagai outline tulisan.
  3. Buat kesimpulan, seperti halnya judul untuk ngunci fokus bahasan.
  4. Balik nulis dan ngisi outline.
  5. Cari gambar ilustrasi
  6. Mengkustomisasi permalink
  7. Mengisi kolom Search Description dengan keyword 
  8. Bismillah dan....publish.

3. Cara Promosi Konten

Dulu, setelah saya selesai nulis saya akan share tulisan tersebut di grup Facebook biar ada yang baca.

Niatnya sih promosi konten. Nyatanya, saya cuma 'nyampah'. Asal naruh link dan that's it.

Hasilnya? Hmm...nggak usah dibahas deh, sedih jadinya 😥

Jadi, saya coba cara lain. Alih-alih sekedar naruh link, saya mencoba 'mengundang' member grup untuk berkunjung.

Sesederhana merubah kalimat dari,

Mohon ijin share postingan terbaru, semoga bermanfaat.


Menjadi,

Berapa kali sih idealnya kita ngupdate blog? Seminggu sekali, sehari sekali, atau....sekali-sekali?



Saya nggak tahu pasti, tapi kalau kamu punya pengalaman pribadi atau opini, yuk kita bahas di sini.


See? Dulu, saya sekedar ngasih tahu kalau ada update di blog. Sekarang, saya mencoba untuk 'menjual' konten saya.

Sell don't tell

Hasilnya signifikan banget (kalau pembandingnya sama postingan saya yang dulu). 😁


KESIMPULAN

Ada perasaan positif ketika tulisan kita sebagai blogger bisa bermanfaat bagi pembaca. Apalagi ketika pembaca mau nge-share tulisan kita.

Pertanyaannya buat diri sendiri, sudahkah kita memberi pembaca alasan untuk nge-share tulisan kita?

Caranya adalah membuat tulisan-tulisan kita layak baca dan terbaca.


Menurutmu, bagaimana cara terbaik supaya tulisan kita banyak di-share orang?

*****

PS : Terima kasih buat Bloggercrony Community yang sudah men-share tulisan saya 😊

3 comments

  1. Tulisanmu itu memang dicari banget sama para blogger kak. Makanya di blow up deh sama banyak orang. Saya bacanya juga jadi terinspirasi. Bisa nerapin rules dari Neil Patel yang kami simpulkan.

    ReplyDelete
  2. Halo mas, link kontak di postingan saya jadi broken link tuh, saya hapus yaa..

    Jadinya sulit nemuin blog ini hehehehe.

    Suka banget blog ini, sekarang lebih mantap isinya.

    Sebenarnya ilmu ngeblog itu banyak ya, sayangnya prakteknya agak penuh tantangan hahaha.

    Kalau saya pribadi adalah waktu.

    Jadi sementara, saya hanya bisa melakukan apa yang saya bisa, yaitu menulis se nyamannya.

    Sikon saya memaksa seperti itu, karena sebagai emak2, sudah cukup stres setiap waktu, ga mau juga ngeblog malah makin depresi hahaha

    Tapi, saya suka membaca tips2 seperti ini, saya catat di buku, dan sesekali saat ada waktu lowong, saya coba memperbaiki blog saya.

    Btw, kalau untuk tulisan, saya rasa balik ke selera ya.
    Banyak tulisan simple, tapi saking simplenya jadinya gak jelas hahaha

    Ada juga tulisan panjang, tapi muteerrr aja kayak tulisan saya deh hahaha

    Trus kalau disuruh baca tulisan saya?

    waah saya suka banget, sering banget saya baca ulang tulisan saya yang udah lama.

    hasilnya saya takjub, kok bisa gitu nulis panjang, padahal ngabisin waktu hahah
    tapi saya puas, karena bahkan hal kecilpun saya bahas berkali2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mbak rey apresisasinya, saya jadikan penyemangat buat menjaga konsistensi ngeblog.

      😊

      Delete

Post a Comment

Pages

© 2019

Prima G Chandra