Friday, March 29, 2019

Saya Kira Ngeblog Itu Modalnya Cuma Passion, Ternyata...


Hai bloggers! Masih ingat nggak kegalauanmu ketika pertama kali kamu memulai blog? Apa aja sih yang bikin kamu pusing tujuh keliling pas mau mulai ngeblog?

Kalau saya flashback sejenak, ada beberapa hal yang bikin saya galau. Misalnya, ngeblog pakai platform apa, milih nama blog, dan yang paling susah adalah...mau ngeblogin apa.

Mau blog gado-gado atau blog khusus rawon.

Apakah kamu juga mengalami kegalauan ini bloggers?

Ada banyak nasehat yang saya baca di blog para sesepuh di dunia perbloggingan ini. Lokal dan interlokal. Namun, ada satu kesamaan dari nasehat-nasehat mereka : mulailah dengan passionmu

Satu masalah terpecahkan.

Masalah Berikutnya

Passionku apa?!

Bloggers, apakah kamu seperti saya yang nggak tahu apa passionmu? Ya, ada beberapa hal yang kita sukai dan enjoy di dalam melakukannya. Tapi apa iya itu passion kita?

Terus kalau misalnya nih, passion saya adalah tentang kutu kucing. Kira-kira ada yang baca nggak?

Ulasan menarik, ilustrasi ciamik, tapi nggak ada traffic.

Sedih nggak tuh?

Dan ekstremnya nih...misal saya tahu kalau saya punya passion nenggak alkohol, main judi, atau ngedrugs. Apa iya blog saya nanti isinya akan seperti ini:

5 Alasan Kamu Perlu Minum Alkohol

Atau…

10 Jenis Drugs Yang Aman Dikonsumsi Saat Hamil

Mau yang esktrem lagi? Cerita erotis yang mengandung konten vulgar.

Memang ekstrem sih. Tapi kalau hanya sekedar passion, mungkin nggak isi blog saya akan seperti itu?

Jadi Passion Aja Nggak Cukup?

Ngeblog tentang segala hal yang menjadi passion kamu itu baik. Bahkan akan sulit menjaga konsistensi ketika kita ngeblog tentang hal yang tidak kita minati.

Tetapi, ada hal lain yang kamu dan saya, bloggers, lupakan. Kita menulis untuk orang lain, pengunjung blog kita.

Bahkan untuk blog pribadi sekalipun.

Sebagaimana mbak Wiwied Widya pernah singgung di salah satu tulisannya,

Meski ibusegalatau.com ini merupakan blog pribadi, namun blog ini berada di ruang publik. Siapapun bisa mengakses. Dan saat masuk ke ruang publik, semua butuh etika, perlu sopan santun dan tata krama.

Saya setuju sekali dengan statement itu bagaimana dengan kamu?


Blog Post Cheklist : Mulailah Perlakukan Kontenmu Seperti Raja

Coba bayangkan kalau seorang raja hendak melakukan kunjungan ke negara tetangga. Apakah ia akan datang seenaknya, dengan busana ala kadarnya, berlaku semaunya, dan tanpa tujuan yang jelas?

Bisa-bisa memicu perang dunia ketiga kalau semua raja kelakuannya seperti itu.

Sama halnya dengan konten di blog kita bukan?

Ketika kita menekan tombol publish, artinya kita sedang mengirimkan seorang raja untuk berpidato di depan publik (pembaca). Kalau isi pidatonya boring dan garing, nggak adding value, bahkan penampilan si raja itu semrawut, bakal ada yang nggubris nggak?

Masih untung cuma ditinggal pergi. Kalau dilempar sandal dan telur busuk gimana? Kasihan kan.

Jadi, kenapa nggak kita persiapkan dulu sang raja sebelum kita kirim dia ke medan perang?

Bagaimana caranya? Coba simak tips dari Melyssa Griffin berikut :
  • Buat judul yang mengandung karakteristik berikut :
    • Mengandung kata kunci (keyword)
    • Persuasif, bikin orang mau ngeklik
  • Pecah jadi beberapa bagian dengan menggunakan subheading
  • Berikan link ke beberapa postingan terdahulu
  • Akhiri dengan pertanyaan, supaya orang mau kasih komentar
  • Berikan gambar yang sesuai dengan nuansa template blogmu
  • Tambahkan Alt Text di gambar yang kamu pakai
  • Pastikan postinganmu ramah SEO
  • Proofread

Cukup sederhana bukan?

Kesimpulan

Mengetahui apa passionmu akan memudahkanmu ketika mulai ngeblog dan menjaga konsistensi. Karena ngeblog itu bukan ibarat lari maraton. Kalau kamu ngeblog tentang sesuatu yang bukan jadi passionmu, umur blogmu nggak akan bertahan lama.

Namun, passion aja nggak cukup. Kamu juga perlu memperhatikan pembaca. Apakah mereka akan mendapat manfaat maupun nilai tambah dari blogmu?

Ketika kamu menulis di blog, artinya kamu menulis untuk ranah publik. Ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan ketika kamu memasuki ranah publik. Mulai dari etika, sopan santun, dan tata krama dalam pemilihan kata.


Ingat, konten adalah raja. Jadi perlakukanlah konten-kontenmu selayaknya seorang raja.

Menurutmu, ada nggak yang lebih penting dari passion bagi seorang blogger?
Bagi Ke Teman:

5 comments:

  1. Yang lebih penting dari passion yah, hmmm setelah dipikir2 kok malah banyak aja, tapi okelah...

    Intinya saya setuju kalo blogging itu bukan sekedar passion. Karena harus dikonversi menjadi sebuah tulisan yang menarik minat pembaca.

    Jadi tantangan terberatnya itu ya nulis, dan terus belajar nulis.

    Sip2, sukses selalu gan!
    ;)

    ReplyDelete
  2. itulah sebabnya isi blog saya masih campur2 karena kalau khusus soal itu bisa ditinggal lari sama pembaca.

    ReplyDelete
  3. klo bagi saya ngeblog bukan passion lagi sih
    ngeblog itu kayak bernafas
    gak ngeblog ya mati
    udah gitu aja hehe

    ReplyDelete
  4. Waduh selama ini tulisan di blog sy seperti apaa yaaahh.. Gak ckp passion aja... Banyk yg hrs di pikirin ternyata.. Gak seindah dan segampang yg sy kira... Gak cm sekedar nulis aja.. duuuh bnyk pr nya nih buat saya...

    ReplyDelete