3 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Mengambil Keputusan


Dari dunia kerja, saya belajar bahwa ada 3 hal yang menjadi dasar pertimbangan para top manajemen dalam mengambil keputusan. Lucunya, hal yang sama bisa juga diaplikasikan di keseharian kita.

Kami menyebutnya sebagai Quality, Delivery, & Cost. Dan entah bagaimana sering disebut sebagai QDC (kenapa ya? 😃)

1. QUALITY
Sederhananya quality adalah janji. Janji dari produsen kepada konsumen terkait spesifikasi produk atau jasa yang mereka tawarkan.

Pendek kata, kualitas alias quality di sini adalah kesepakatan.

Si produsen janji dan sepakat kalau produk dan jasa yang ia tawarkan memiliki spesifikasi A-F. Artinya, baik atau tidaknya kualitas produk dan jasa tersebut dinilai dari sejauh mana sih, produk dan jasa itu memenuhi janji yang telah disepakati?

Barang berkualitas buruk adalah barang  yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Janjinya punya fitur ini dan itu, njeketek, cuma ada ini-nya aja. Janji akan setia eh malah berpaling ke lain hati (eh...ini apa ya).


2. DELIVERY
Sekarang kan jamannya delivery ya. Apapun bentuknya selalu ada jasa pengiriman yang siap membantu.

Tapi, apa jadinya kalau pengiriman itu sering terlambat?

Pesan nasi goreng spesial, pakai telor, cumi-cumi dan ikan asin jam 09.00...ndilalah makanan baru diterima jam 12.00. Udah gitu, dingin pula.

Mau ngamuk tapi ga tega lihat pak kurir yang duduk di muka. Diterima itu ya udah nggak nafsu makan. Jadinya ya serba pragmatis dilematis miris.

Paling...mentok kalau sudah kaya gitu ya, kapok nggak mesen di situ lagi.

Nah, kalau sudah seperti ini kan bahaya buat bisnis. Apalagi pelanggan yang kecewa itu biasanya lebih berisik daripada pelanggan yang puas.


3. COST
Alias biaya. Yang namanya biaya itu nggak melulu berbentuk uang. Itulah kenapa ada iklan bilang, uang tidak bisa membeli segalanya.

Biaya-biaya selain uang yang juga perlu diperhitungkan adalah waktu, dan tenaga.

Buat apa bikin barang bagus, pengiriman tepat waktu, tapi mahal di ongkos? Untung nggak seberapa, menderita iya.

Mungkin inilah penyebab rekan-rekan Finance sering mencak-mencak ketika melihat proses produksi yang somehow nambah terus dan terus. Lah piye...setiap proses kan ada biayanya. Kalau terus menerus seperti ini, apa ya nggak amsyong namanya.

Barang bagus dan mahal itu biasa. Yang luar biasa itu kalau barangnya bagus, ongkosnya murah.

Ini berlaku bagi produsen dan konsumen.


Aplikasi Sehari-Hari

Dari konsep ini, sebenarnya kita juga bisa terapkan di dalam keseharian. Misalnya nih sebagai blogger (karena saya yakin 97% pembaca saya adalah blogger juga), tentunya mau dong punya traffic tinggi, banyak dibaca, dikomenin, bahkan di-share ke mana-mana.

Karenanya, menghasilkan konten yang berkualitas itu sudah harga mati. Apalagi kalau niat kamu ngeblog adalah monetisasi.

Coba kamu terapkan deh konsep QDC ini di dalam setiap proses pembuatan konten-kontenmu.

Buat konten yang berkualitas, tepat waktu, dan nggak berat di ongkos (ingat, biaya nggak cuma uang).

Buat teman-teman yang menekuni dunia bidang lain, kamu bisa juga menerapkan QDC di situ. 

Tertarik untuk mencoba?

10 comments

  1. Terkadang dlam teori bisa di aplikasikan sob tapi di kenyataan agak sedikit sulit, karena kurang konsistensi tu terjadi pada sya sendiri hehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. QDC itu based on practice kok, jadi bisa dilakukan. Mau atau nggak, nah itu lain cerita 😉

      Delete
  2. Noted, mas. Saya sendiri belum teratur ngisi blog. Jadi PR untuk bikin jadwal tetap nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting kualitasnya dijaga, on time, dan simplest effort 😄

      Delete
  3. bagus juga ini rumusnya buat ngambil keputusan harus ingat 3 huruf QDC ...

    ReplyDelete
  4. setujuuuuuu, tinggal nerapinnya aja kalo utk blogger seperti aku. krn kdg terhambat ama yg namanya ga konsisten nulis. penyakit lama dah... -_- . itu jg yg bikin aku sampe skr blm berani utk monetisasi blog. update tulisan sendiri aja kdg msh suka molor :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh blognya mbak fanny itu nggak dimonetisasi toh? Kirain 😁

      Ya udah yuk semangat.

      Delete

Post a Comment

Pages

© 2019

Prima G Chandra