Optimistis Menuju 2021


Begin with the end in mind - Stephen R Covey
Tahun 2020 sudah tinggal hitungan hari. Gimana kabar resolusimu tahun depan? Udah tahu apa, kenapa, dan gimana mencapai mimpi dan target 2021?

Buat banyak orang, tahun baru adalah awal baru dengan sejumlah harapan yang membuncah di awal. Namun, tahukah kamu kalau yang namanya semangat itu cuma bisa bertahan paling lama 19 hari?

Terus, 341 hari sisanya apa kabar nih?

Joshua Earle

Ada yang bilang, cara sederhana biar kita nggak lupa sama resolusi kita itu adalah dengan ditulis, taruh di tempat yang sering kamu lewati, dan baca berulang-ulang.

Mungkin ada hubungannya dengan hukum tarik-menarik yang pernah dipopulerkan oleh Rhonda Byrne lewat bukunya The Secret.

Saya pribadi juga punya beberapa target di tahun 2021. Dan mengutip tulisan Mbak Eka tentang menentukan visi dalam menyusung resolusin, tampaknya saya juga tertarik untuk mencoba melakukan apa yang Mbak Eka sarankan.

Menyoal visi pribadi ini, saya mau spesifikkan ke dalam beberapa peran yang saya jalani sehari-hari, sebagai:


  1. Seorang Muslim;
  2. Kepala keluarga;
  3. Karyawan profesional
  4. Pebisnis;
  5. Bloger.
Kalau digabungkan, maka visi saya di 2021 kurang lebih akan seperti ini:

Tahun 2021 saya adalah seorang muslim, kepala keluarga, karyawan, pebisnis, dan bloger sukses yang selalu bertumbuh dan memberi kontribusi positif bagi orang-orang di sekitar saya.
Supaya nggak melebar ke mana-mana, beberapa poin berikut ini akan saya gunakan sebagai tolak ukur, sudah sejauh mana gap antara saya dan visi saya itu. Masih on track atau tidak.

Menjadi Seorang Muslim

  •  Sholat 5 waktu & on time (keterlambatan maksimal 15 menit)
  • Khatam Al Quran min. 2x
  • Hafal surat pendek Juz Amma
  • Blokir & disiplin menjauhi sumber-sumber kemaksiatan dan perkara-perkara unfaedah
  • Terus mengupgrade pengetahuan agama

Menjadi Kepala Keluarga

  • Lebih mindful saat berada bersama keluarga
  • Proaktif & responsif untuk urusan-urusan keluarga
  • Berani & tegas dalam menyikapi semua hal yang mengancam keluarga
  • Terus menerus memperbarui ilmu tentang keluarga (mis. relasi suami-istri, pengasuhan, dll).

Menjadi Karyawan Profesional

  • Memahami peran dan ekspektasi di dalam organisasi
  • Mengutamakan kecepatan dan ketepatan dalam mengeksekusi tugas dan pekerjaan
  • Terus menerus mengupgrade pengetahuan tentang standar organisasi dan internasional

Menjadi Pebisnis

  • Memulai bisnis dengan niat untuk menebar manfaat karena Allah ta'ala
  • Kreatif dan ulet mencoba cara-cara baru untuk pengembangan bisnis secara konsisten
  • Proaktif untuk memastikan kepuasan pelanggan
  • Disiplin mngelola dan melakukan pencatatan arus kas
  • Terus menerus memperbarui pengetahuan seputar bisnis

Menjadi Bloger

  • Konsisten menghasilkan konten berkualitas, memberi nilai tambah, dan menarik di setiap media sosial
  • Memberi kontribusi positif bagi teman sesama bloger dengan aktif memberi komentar yang relevan dan added value bagi konten, blog, dan bloger terkait
  • Menjaga keseimbangan waktu, tenaga, dan pikiran agar dapat bersinergi dengan peran-peran lainnya
  • Terus memperbarui dan memperbaiki kualitas tulisan secara konsisten

Baiklah, tampaknya so far itu dulu. Tinggal sekarang dibuat rencana kerja yang lebih rinci dan (paling penting) doable, dan eksekusi.

Seperti sudah kita sama-sama tahu, yang namanya menjaga disiplin dan konsistensi itu bukan hal mudah. Jadi, jika tidak berlebihan, saya mohon ijin doa dari teman-teman untuk visi dan misi saya di 2021 ini.

Terima kasih.

Mas Prim

Blogger, content writer & translator freelance. Text me if you need help with your text.

1 Comments

Share opini atau pengalaman kamu tentang topik tulisan ini di sini. Share juga tulisan ini temen-temenmu, jika menurutmu bermanfaat.

&Joy!

  1. Bagian visi menjadi Blogger menjadi inspirasi bagi saya juga nih. Terima kasih tulisannya dan teruslah berkarya...

    ReplyDelete
Previous Post Next Post