Value atau nilai, adalah sesuatu yang dianggap penting atau berharga. Dan, setiap orang punya value yang berbeda-beda. Apa yang penting buat si A, bisa jadi dianggap nggak terlalu penting buat si B.

Ngomong-ngomong soal value, beberapa hari ini seiring dengan beberapa update yang saya lakukan untuk blog prim.my.id, saya pun mulai menanyakan ulang, value apa sih yang mau saya usung untuk blog ini.

Bagaimana denganmu? Value apa yang kamu pegang dan jaga untuk blogmu? Share dong di kolom komentar.

Unsplash

Apa Itu Value?

Seperti yang saya sampaikan di awal, value adalah sesuatu yang dianggap penting bagi seseorang.

Contoh sederhananya mungkin seperti cerita salah seorang teman saya ini. Jadi waktu itu teman saya cerita bahwa dia sepulang kantor mampir ke sebuah mini market karena ada beberapa barang yang perlu ia beli.

Nah, ternyata si mbak kasir melakukan kesalahan perhitungan yang membuat teman saya menerima kembalian lebih dari seharusnya.

Teman saya dan mbak kasir ini sama-sama nggak menyadari kekeliruan ini sampai akhirnya teman saya sampai ke rumah dan memeriksa uang kembalian yang lebih banyak dari yang seharusnya.

Menyadari ada kekeliruan ini, teman saya pun berinisiatif untuk kembali ke toko tersebut dan mengembalikan kelebihan kembaliannya. Walaupun sebenarnya hal itu terjadi karena kesalahan mbak kasir, tapi teman saya memilih untuk tetap mengembalikan kelebihan tersebut. Alasannya, uang itu (kelebihan kembalian) bukan hak miliknya, jadi harus dikembalikan.

Apa yang teman saya lakukan ini, dia lakukan karena baginya, itulah hal yang seharusnya dilakukan. Itu adalah value yang dia pegang dalam hidupnya.

Dan itulah value, sebuah hal prinsip yang seseorang yakini sebagai sesuatu yang benar dan penting. Karena itulah, mereka pada akhirnya melakukan apa yang mereka lakukan.

Perlukah Blog Memiliki Value?

Menurutmu, perlukah sebuah blog memiliki value? Kalau memang perlu, seperti apa sih baiknya kita menyusun value untuk blog kita.

Kalau menurut saya blog value ini penting karena ini adalah sesuatu yang mendasari setiap aktivitas blogging kita. 

Dari menyusun blog post, blogwalking, promosi konten, hingga melakukan personalisasi blog (seperti blog template) dsb.

But of course, itu menurut saya. Jadi, setelah beberapa purnama memikirkan tentang value blog ini, saya coba untuk define blog value saya.

Prim's Blog Values

Setelah melalui perenungan yang cukup pelik, saya sampai pada 5 hal yang buat saya penting dan perlu saya pegang teguh di dalam setiap aktivitas blogging saya.

Kelima values ini adalah hal prinsip buat saya di dalam ngeblog sejauh ini. Apakah ke depannya akan tetap seperti ini? Ya we'll see about that later. Toh tak ada yang abadi kata mas Ariel.

5 Blog Values Ala Prim:

1. Sincere intention

Sebagai seorang Muslim, saya belajar bahwa segala tindakan dinilai dari niatnya. Dan sebaik-baiknya niat adalah niat untuk meraih ridha-Nya.

Jadi, going forward saya ingin meniatkan aktivitas blogging saya untuk meraih ridha-Nya. Mulai menulis blog post, blogwalking, hingga mempromosikan konten blog.

Ya akan sedikit challenging mengingat distraksi untuk menjaga niat tersebut tetap lurus itu cukup banyak, baik secara internal maupun eksternal.

Feel free untul jawil saya kalau kamu merasa saya mulai keluar jalur ya. 😁

2. Simple But Valuable

Sejak awal saya membuat blog ini, niatnya memang sebagai sebuah blog pribadi di mana kontennya berasal dari keseharian saya di rumah maupun di tempat kerja.

Saya bukan seorang jurnalis profesional maupun peneliti apalagi pengamat politik yang menulis sebuah rocket science yang super duper njelimet.

Bukan apa-apa, otak saya aja nggak sanggup ke sana. Apalagi nulisinnya.

That's why, isi blog ini seputar topik-topik ringan dan sederhana, kadang cenderung receh. Namun, justru dari situlah ada nilai-nilai hikmah pelajaran yang bisa kita ambil, asal kita mau membuka diri.

3. Readable

Salah satu tantangan saya dalam menulis blog post adalah, membuatnya mudah dibaca dan dipahami oleh pengunjung blog ini.

I love to playing around with words. Bermain dengan kata-kata, mencoba istilah-istilah baru adalah sesuatu yang mengasyikkan buat saya. Namun pertanyaannya, apakah pembaca akan ngeh dengan istilah aneh-aneh yang saya gunakan itu?

Apa perlu menggunakan istilah yang ndakik-ndakik tapi njelimet? Kok rasanya nggak bijak ya. Ya nggak sih?

Membuat blog post readable itu juga berarti saya harus lebih kreatif dan berani mencoba hal baru seputar kepenulisan. 

Bisa dengan bermain-main dengan media visual seperti infografis atau mungkin audio visual seperti video.

Apapun itu selama membantu sebuah pesan tersampaikan dengan tepat dan sederhana. Betul kan?

4. Original

Nah kalau ini sudah lebih mirip kode etik dalam dunia kepenulisan. No plagiarisme at all.

Terinspirasi, terilhami dan mendapat ide dari tulisan orang lain itu wajar. Yang kurang ajar adalah menjiplak tulisan tersebut tanpa menyebutkan sumber asal tulisan, apa lagi ngaku-ngaku ide itu asli dari dirinya.

Ada blogger seperti itu? Ada lah. Mungkin kamu juga pernah jadi salah satu korbannya. 

Namun, di sini saya berkomitmen untuk menjaga originalitas tulisan-tulisan saya. Lagi pula, what so personal about having personal blog if the stories are from others.

Yes or yey?

5. Dynamic

Menjadi bloger buat saya selain media menulis, tapi juga alat untuk mengasah keterampilan komunikasi saya, terutama dalam hal komunikasi tulisan.

Saya perlu men-challenge diri saya sendiri untuk mengeksplorasi cara-cara mengomunikasikan ide dan cerita saya dengan menarik dan kreatif.

Blog post itu nggak harus selalu berisi tulisan kok. Saya bisa menambah gambar, ilustrasi bahkan infografis menarik.

Apakah saya bisa semua itu? Ya enggak lah. Artinya saya ya harus belajar dan berlatih biar bisa.

Kesimpulan

Itulah 5 values yang saya tetapkan dan ke depannya, saya jadikan pegangan di dalam setiap aktivitas blogging yang saya lakukan:
  1. Sincere intention
  2. Simple but valuable contents
  3. Readable
  4. Original
  5. Dynamic
Saya sengaja membuat postingan khusus blog value ini karena biasanya kalau sudah ditulis itu jadi lebih nyanthol.

Kalau kamu? Bagaimana sih cara kamu menetapkan dan menjaga agar value blog kamu tetap hidup?

Share dong.