Tak terasa, sudah 5 tahun berlalu sejak pertama kali saya mulai ngeblog dari platform blog gratisan Wordpress.com. Bukan kurun waktu yang cukup lama memang untuk ukuran seorang blogger. 


Walaupun masih berusia balita dan masih perlu banyak belajar lagi tentang blog dan menjadi seorang blogger profesional, tapi dari 5 tahun ini ada banyak pelajaran yang saya ambil sejak pertama memutuskan untuk ngeblog. 

Namun dalam tulisan kali ini, saya ingin membagikan 5 hal yang menurut saya penting tentang ngeblog dan menjadi seorang blogger. Kalau kamu punya opini atau pengalaman lain, silakan menambahkan di kolom komentar, supaya bisa sama-sama bertumbuh dan berkembang.

1. Ngeblog Itu, Lebih Dari Sekedar Hobi Menulis

Kamu masih ingat enggak, kenapa kamu mulai ngeblog?

Kalau saya, alasan saya ngeblog ketika itu adalah untuk menyalurkan hobi dan passion saya, menulis. Saya rasa, saya tidak sendiri dalam hal ini, kalau dari pengakuan beberapa kawan blogger yang saya pernah singgah saat blogwalking.

Iya kan?

Tentu saja tidak ada yang salah dengan menggunakan blog sebagai media untuk menyalurkan hobi dan passion kamu, menulis. Namun, dari perjalanan saya ngeblog selama 5 tahun ini, saya belajar dari Mbak/Mas blogger yang usia blognya sudah 2 digit, bahwa ngeblog itu enggak cuma karena hobi menulis.

Menulis adalah cara, sedangkan tujuannya lebih dari sekedar menulis.

Ada banyak hal yang Mbak/Mas blogger ini ingin capai dengan menulis. Mulai dari self healing, mengeluarkan uneg-eneg dari dalam hati dan pikiran, hingga tujuan-tujuan yang lebih besar lagi, seperti menjadi bagian dari pejuang literasi untuk Indonesia yang lebih melek literasi, bukan sekedar manusia sumbu pendek yang mudah termakan isu terkini yang tidak jelas sumbernya atau hanya sepotong-sepotong.

Saya sendiri kebetulan selain menulis, juga senang ngajari. Dan melalui blog, saya ingin berbagi pengetahuan, pandangan dan pengalaman tentang banyak hal, terutama tentang hobi dan passion saya, menulis.

Saya ingin blog ini menjadi tempat singgah yang bukan sekedar nyaman, tapi juga menambah wawasan bagi pembaca. Meminjam visi almarhum Mbak Wijatnika Ika untuk menyajikan konten-konten kaya gizi bagi setiap pengunjung blognya.

2. Ada Tantangan Di Balik Layar Sebuah Blog

Sebelum terjun (atau lebih tepatnya kecemplung) di dunia blogging, saya mengira blog itu ya gitu-gitu saja, seperti mading (majalah dinding) yang isinya tulisan-tulisan pengempu blog tersebut.

Enggak terpikir kalau di balik sebuah blog yang tampak menarik dan kece itu, ada satu komponen yang cukup memuyengkan bernama koding.

Kebetulan, beberapa hari ini ketika blogwalking ke beberapa blog kawan, banyak yang membahas tentang kepuyengan mereka mengoprek koding blog mereka sebagai konsekuensi mengerjakan PR sebuah kelas blogging.

Saya pernah mengalaminya ketika masih hobi gonta-ganti template blog sewaktu mengkustomisasi tampilan blog saya. Dan ya, saya bisa memahami kepuyengan mereka. Bahkan ada cerita salah seorang food blogger yang sampai nangis-nangis karena ngoprekin koding blog yang ternyata berantakan strukturnya.

Jadi lain kali saat kamu melihat sebuah situs atau blog memilki tampilan yang super kece, ingat ya, ada programmer/web developer yang berdarah-darah di balik itu semua. Iya yang waktu kamu mintain tolong bikin web kamu bilang, “Ih kok mahal, kan cuma bikin web kaya gini doang.”

Tampilan blog yang user friendly itu penting agar pengunjung blog bertah berlama-lama di blog kita. Dan siapa sangka, untuk merealisasikan sebuah tampilan user friendly prosesnya sangat tidak friendly.

Namun, tetap harus dilakukan karena itu adalah bagian dari ngeblog. Ya, terutama untuk yang menganggap blognya sebagai sesuatu yang serius, enggak cuma hobi.

3. Berjejaring Itu Penting!

Awalnya saya kira ngeblog itu nulis-publish-finish dan sipirili! blog kita ramai pengunjung.

Sayangnya, bukan seperti itu cara kerjanya. Bahkan mendekati pun enggak.

Masih ada satu lagi aktivitas yang perlu kita lakukan yaitu, mempromosikan konten blog kita. Cara promosi paling mudah ya melalui media sosial seperti Facebook, Instagram atau Twitter.

Cara lainnya yang umum dilakukan adalah bergabung dengan komunitas blog dan membagikan tautan blog mereka ke anggota komunitas dan kemudian saling mengunjungi blog atau istilahnya blogwalking.

Cara ini cukup membantu meningkatkan jumlah pengunjung (traffic) blog kita. Walaupun bukan berarti berjejaring itu hanya melulu untuk tebar tautan blog supaya dikunjungi lho ya.

Dengan berjejaring ini, banyak manfaat yang saya terima, mulai dari menambah lingkaran pertemanan, punya teman diskusi tentang tips dan trik ngeblog, mendapat apresiasi untuk tulisan-tulisan kita, hingga sebagai pintu pembuka rejeki.

4. Ngeblog Itu Proses Belajar Yang Terus-terusan

Mulai menulis blog post yang efektif, kaedah-kaedah penulisan, merawat tampilan blog agar tetap kece dan bikin pengunjung betah berlama-lama di dalamnya, ngoprekin koding, hingga memonetisasi blog, semua itu merupakan proses belajar yang berkesinambungan.

Sebagai seorang blogger, kamu perlu memiliki passion untuk terus bertumbuh. Karena sayangnya, blog itu hidupnya di dunia internet yang perubahannya cepat sekali.

Apa yang kamu pelajari hari ini dan berhasil, belum tentu tetap berhasil untuk digunakan 5-10 tahun kemudian.

Dunianya blogger itu dunia digital dan dunia digital itu perubahan dan perkembangannya cepat sekali. Jika kamu tidak bisa mengikuti perkembangan jaman, maka siap-siap tergerus dan tersingkirkan.

Tetap rendah hati untuk menerima saran, masukan, bahkan kritik terpedas sekali pun. Jangan mudah cepat puas dengan pencapaian-pencapaian saat ini. 

5. Blogku Warisanku Untuk Masa Depan

Hmm…bukan bermaksud untuk sok puitis, tapi blog itu merupakan jejak rekam digital yang menandakan kalau kamu pernah ada dan berkarya. Bahkan ketika kamu sudah lagi tak ada di antara kita.

Pertanyaannya apa yang mau kamu wariskan untuk masa depan? Enggak usah muluk-muluk deh, sekiranya anak dan cucumu nanti membaca blogmu, kira-kira apa yang mau kamu tinggalkan untuk mereka?

Apakah konten-konten asal viral yang nirfaedah? Atau sebuah konten-konten sederhana tentang bagaimana kamu mengalami kesulitan demi kesulitan tapi menolak untuk menyerah, sehingga menginspirasi anak cucumu untuk meneladani kisahmu itu?

Pilihannya ada di tanganmu.

Kalau saya sih, seandainya tulisan ini adalah tulisan terakhir saya, saya akan sangat senang sekali kalau konten-konten di dalam blog ini bisa menghibur keluarga dan teman-teman saya yang berkunjung kemari saat mereka sedih, menguatkan mereka saat menghadapi ujian-ujian kehidupan yang datang silih berganti, atau sekedar mengingatkan mereka akan memori-memori indah yang pernah kami lalui bersama.

Bagaimana denganmu sahabatku?

Kesimpulan

Jadi itulah 5 hal yang saya pelajari tentang ngeblog dari perjalanan 5 tahun saya aktif berkutat di dalam dunia blogging.


Terima kasih sudah meluangkan waktu dan atensinya untuk membaca tulisan sederhana ini. Semoga apa yang saya sajikan di sini dan tulisan lainnya berguna buat kamu. Kalau menurutmu tulisan ini bermanfaat, saya akan sangat senang sekali jika kamu mau membagikannya ke orang-orang terdekatmu.

Sebelum kamu pergi, maukah kamu berbagi di kolom komentar tentang berapa lama kamu ngeblog dan apa saja yang kamu pelajari dari perjalananmu ngeblog?