Buka Peluang Suksesmu Dengan Sertifikasi Keahlian Online Bersama Arkademi


Tahun 2022 baru berjalan beberapa hari, apa kabar resolusimu tahun ini? Masih on track? Mau tanya, di resolusimu tahun ini, ada nggak yang berhubungan tentang mempelajari hal baru?

pelatihan-kursus-online

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk upgrade skill kita, apalagi di masa sekarang ini. Ikut pelatihan sekarang sudah nggak perlu lagi datang ke lokasi. Dengan teknologi, upgrade skill bisa dilakukan secara daring, mulai gratis hingga berbayar.

Materi-materi pun nggak melulu berbentuk teks. Kalau kamu tipe orang yang auditori, sekarang sudah ada podcast yang bisa kamu dengarkan. Kalau kamu tipe visual, materi tekstual kini sudah banyak yang dilengkapi dengan infografis yang akan memudahkanmu memahami isi materi. Atau, jika kamu termasuk yang kombinasi keduanya, materi dalam bentuk video pun tersedia untuk kamu lahap.

Intinya, akses menuju gerbang informasi kini terbuka selebar-lebarnya. Tinggal pertanyaannya, kamu mau manfaatkan apa enggak.

Oya, saran aja nih buat kamu yang berencana meng-upgrade skill kamu tahun ini, jangan lupa sertifikasikan keahlian kamu ya.

Ini pengalaman saya bekerja sebagai HRD, bahwa sertifikat-sertifikat pelatihan yang pernah kamu ikuti itu, bisa jadi nilai tambah lho buat kamu. Namun sebelumnya, saya mau share dulu 2 jenis sertifikat pelatihan dan bagaimana kami, para HRD memandang sertifikat tersebut.

2 Jenis Sertifikat Pelatihan Yang Kamu Perlu Tahu

1. Sertifikat Kehadiran

Sertifikat jenis ini adalah sertifikat yang paling umum dan biasanya diberikan bila kamu mengikuti sebuah pelatihan. Ya sesuai dengan namanya kan.

Buat saya yang pernah bekerja sebagai HRD, sertifikat ini hanya menunjukkan kalau kamu hobi ikut seminar atau pelatihan. Namun, sorry to say, sertifikasi jenis ini, tidak cukup menggambarkan secakap apa kamu dalam bidang yang tercantum di sertifikatmu itu.

Jadi, kalau kamu sedang melamar pekerjaan dan punya segudang pengalaman mengikuti seminar dan pelatihan, sebaiknya tidak perlu semua sertifikatmu itu kamu tunjukkan deh. Bawa saja sertifikat-sertifikat yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.

2. Sertifikat Keahlian/Kompetensi

Setingkat di atas sertifikat kehadiran, seperti namanya, sertifikat keahlian atau sertifikat kompetensi memiliki kemampuan lebih baik untuk memvalidasi keahlianmu.

Biasanya sertifikasi jenis ini, diberikan untuk pelatihan-pelatihan keahlian khusus atau keahlian profesi. 

Proses mendapatkan sertifikat ini pun lebih sulit daripada sertifikat kehadiran. Ada tugas-tugas yang kamu harus selesaikan agar bisa lulus dan mendapatkan sertifikatnya.

Gagal lulus? Ya sudah say bye bye dengan sertifikasimu.

Manfaat Mengambil Sertifikasi Keahlian

Ok, sekarang kamu sudah tahu jenis-jenis sertifikasi dan bagaimana 'status sosial' sertifikasi-sertifikasi tersebut. Sekarang pertanyaannya, kenapa sih perlu repot-repot mengambil program sertifikasi pelatihan?

Tentu saja, biar orang-orang badan sertifikasi punya kerjaan. Hehehe...just kidding. 

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dengan memiliki sertifikasi atas keahlian/kompetensimu.

1. Menjadi Nilai Tambah

Tahu nggak kalau kamu cuma punya 1x kesempatan untuk menciptakan kesan pertama untuk mempesona calon klien atau bapak/ibu HRD?

Ya iya lah, namanya juga kesan pertama. Kalau sampai berkali-kali itu namanya...hmm, apa ya namanya?

Anyway, kita sama-sama tahu kalau ada ribuan bahkan jutaan orang yang saat ini sedang membutuhkan pekerjaan. Artinya, pesaing kita pun juga ada jutaan. Bagaimana caranya kita tampak menonjol dibandingkan para pesaing itu? 

Perkara deal nggak deal itu nanti dulu deh, yang penting 'terlihat' dulu.

Karena nggak mungkin ada yang nawarin kamu kerjaan kalau kamunya aja nggak kelihatan.

Nah di sinilah sertifikasi keahlian kamu menjalankan fungsinya: membuatmu terlihat.

2. Pengakuan Atas Keahlian/Kompetensimu

Ibaratnya nih, pengendara motor itu banyak, tapi selama mereka tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), keahlian mereka tidak diakui. Bahkan kena tilang.

Memang betul, yang namanya keterampilan, keahlian atau kompetensi itu tidak bisa 100% dinilai dari sebuah sertifikat. Namun, seperti halnya poin pertama, sertifikasi akan membuatmu terlihat.

Dan di tahap-tahap awal pertemuan dengan klien atau bapak/ibu HRD, yang penting itu terlihat dulu. Kenapa? Supaya kita bisa mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi.

Kalau kesempatannya saja tidak ada, bagaimana kita bisa menunjukkan kapabilitas kita.

3. Pra-Syarat Pekerjaan

Tidak semua memang, tapi di beberapa profesi, memiliki sertifikasi keahlian itu merupakan syarat wajib agar dapat melakukan aktivitas profesional kamu.

Contoh paling gampang, kalau kamu sakit gigi, kamu akan pergi menemui dokter gigi tersertifiksi atau ke dokter gigi yang belajar otodidak alias DIY?

Kalau saya sih, udah pasti ke dokter gigi beneran. Kenapa? Karena lebih bisa dipertanggungjawabkan, daripada dokter gigi DIY.

4. Membuka Pintu Peluang Kesuksesan Lebih Luas

Seperti sudah saya bahas sebelumnya, sertifikasi keahlian membuatmu lebih terlihat dibandingkan kompetitormu. Artinya, kesempatanmu pun lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan atau proyek idamanmu.

Selain itu, dalam proses memperoleh sertifikasi keahlian pun sudah membuatmu upgrade diri, yang berarti kamu sebenarnya sudah setingkat lebih tinggi (dari sisi keahlian ya) dibandingkan kompetitormu.

Tinggal bagaimana kamu mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan dan keahlianmu di dalam pekerjaan atau pun proyek-proyekmu.

Pelatihan Sertifikasi Online di Arkademi

Entah, apakah pandemi ini termasuk ujian ataukah berkah. Karena selain berdampak pada berpulangnya saudara maupun sahabat kita dan hilangnya lapangan pekerjaan bagi beberapa kawan kita akibat PHK sebagai dampak lanjutan dari pandemi.

Namun, di samping dampak buruk itu, ternyata pandemi juga membawa beberapa perubahan seperti percepatan perkembangan teknologi dan informasi.

Pertemuan-pertemuan, rapat penting, hingga metode pelatihan hingga sekolah pun bisa dilakukan secara daring. 

Saat ini sudah banyak kita jumpai iklan-iklan tentang #KursusOnline saat sedang asyik scrolling lini masa media sosial, ya nggak?

Bukankah ini luar biasa?

Kamu bisa mengambil sertifikasi keahlian yang dapat menunjang profesimu tanpa perlu ke luar rumah. Nah, salah satu penyedia layanan #BelajarOnline adalah Arkademi.

Apa Itu Arkademi?

Arkademi merupakan massive open online course (MOOC) karya anak bangsa.

Pembelajaran di Arkademi berfokus pada skill based learning melalui kelas belajar dan kursus online melalui aplikasi berbasis gawai dan laptop.

Belajar Melalui Aplikasi Arkademi

Untuk mulai belajar keahlian-keahlian khusus sesuai passion kamu tidaklah sulit. Kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Arkademi melalui play store.

Setelah itu kamu buat akunmu sesuai intruksi dan kemudian, akunmu sudah siap dan kamu sudah bisa mencari #KursusSertifikasi.

Tips Memilih Materi Kursus di Arkademi

Berdasarkan pengalaman saya di bidang HRD, ada 4 hal yang perlu kamu ketahui sebelum menentukan program pelatihan yang sesuai untukmu, antara lain:
  1. Tentukan urgensi pelatihan. Coba kamu tanyakan ke dirimu sendiri, kenapa sih kamu perlu ikut pelatihan X? Misalnya karena kamu punya proyek tertentu atau rencana yang membutuhkan keahlian tertentu yang kamu tidak kuasai.
  2. Tentukan hasil yang mau diperoleh setelah pelatihan selesai. Setelah tahu kenapa, sekarang coba tanyakan pada dirimu sendiri, apa sih yang mau kamu pelajari. Misalnya kamu mau belajar tentang kepenulisan, nah tentukan kepenulisan apa yang mau kamu pelajari (misalnya, menulis ulasan).
  3. Pilih program yang sesuai. Selanjutnya, kamu mulai deh cari program yang bisa mengakomodir tujuan kamu iki
  4. Tentukan action plan setelah pelatihan. Banyak orang salah kaprah menentukan action plan setelah pelatihan selesai. TERLAMBAT! Rencanakan dulu baru cari program yang sesuai.
pelatihan-kursus-online


Kesimpulan

Memiliki sertifikasi keahlian berguna untuk upgrade skill dan membuatmu lebih unggul dibandingkan kompetitormu.

Menurutmu bagaimana? Perlukah kita mengambil program sertifikasi?

Mas Prim

Blogger, content writer & translator freelance. Text me if you need help with your text.

6 Comments

Share opini atau pengalaman kamu tentang topik tulisan ini di sini. Share juga tulisan ini temen-temenmu, jika menurutmu bermanfaat.

&Joy!

  1. Ketika pandemi gini makin sering ikut pelatihan online. Praktis, nggak usah bermacet-macet dan bisa diikuti kapan aja.

    Kayaknya boleh dicoba nih Arkademi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, jadi lebih praktis dan fleksibel.

      Delete
  2. sekarang kalau ingin meningkatkan skill bisa melalui online, tersedia banyak aplikasi yang bisa membantu kita untuk meningkatkan ilmu dan malah dapet sertifikat
    apalagi buat first job, perlu juga nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, berkah in disguise dari pandemi ya.

      Delete
  3. Sertifikasi ini bagus banget sih, membantu banget juga dalam hal melamar pekerjaan. Bisa jadi jaminan dan cerita yang bagus kalau lagi interview gitu..

    Tapi pastikan juga sertifikasi tidak hanya label saja, apalagi dinyatakan lulus dari apa yang dipelajari disana. Setidaknya paham dan menguasai itu lebih penting.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, that's why sebaiknya ambil sertifikasi kompetensi/keahlian, bukan cuma sertifikat kehadiran.

      Delete
Previous Post Next Post