Blog Gado-Gado vs Blog Niche, Selera Kamu Yang Mana?

Mana lebih baik? Blog multiniche (a.k.a gado-gado) atau blog dengan niche khusus?

panduan-memilih-niche-blog-untuk-pemula

Hei blogger, tanya dong. Kamu termasuk tim lifestyle blogger alias blog gado-gado dengan 1001 topik bahasan atau blogger yang fokus dengan topik bahasan tertentu nih?

Kalau saya sih so far masih setia dengan multi niche blog. Cuman memang terpikir juga untuk fokus ke topik tertentu. 

At least sebagai core niche atau tema besarnya. Walaupun along the way akan ada 1-2 postingan yang nyeleneh dikit, tapi ya sebisa mungkin diserempet-serempetin lah sama main niche-nya.

Mumpung masih awal 2022, nggak ada salahnya kan mencoba sesuatu yang baru setelah mencoba teknik menulis artikel yang SEO friendly.

Tapi kira-kira apa ya plus minusnya blog niche dan niche apa yang sebaiknya kita pilih ya? Hmm...yuk belajar bareng di artikel ini. Kalau kamu punya pengalaman atau opini, boleh banget share di kolom komentar. Jangan simpan sendiri ya 😉

Kelebihan vs Kekurangan Blog Niche

Punya Mengelola blog niche itu kalau menurut mimin salah satu komunitas blog punya beberapa kelebihan antara lain:
  1. Memiliki pengunjung yang lebih tertarget dan setia;
  2. Konversi penjualan produk lebih tinggi;
  3. Lebih cenderung dilirik brand karena lebih fokus;
  4. Lebih banyak meningkatkan PV (page view);
  5. Berpotensi meningkatkan CPC dan CTR dari iklan adsense;
  6. Memiliki komunitas khusus yang sehobi;
  7. Popularitas blog lebih maksimal;
  8. Menulis lebih konsisten dan fokus;
  9. Lebih dikenal sebagai profesional/ahli di bidang tersebut.
Adapun tantangan dalam mengelola blog niche menurut Kang Darren antara lain:
  1. Pengunjung blog terbatas;
  2. Program afiliasi terbatas;
  3. Penawaran kerja sama terbatas;
  4. Sulit mendapat backlink dari blog lain;
  5. Bisa saja makan waktu lebih lama buat dapetin traffic.

Bagaimana Memilih Niche Untuk Blog

Hmm...gimana nih so far? Masih tertarik bikin blog niche? Mau dipikir dulu boleh kok, take your time.

Nah buat kamu yang sudah bulat tekad untuk mengelola blog niche but no clue mau ngeblog dengan niche apa, mungkin advis dari Om Neil berikut bisa jadi pertimbangan.
  1. Pilih niche yang sesuai dengan passion kamu. Bukan cuma passion kamu hari ini dan besok ya, melainkan passion kamu selama 10-20 tahun ke depan. Logika sederhananya sih, kamu mau menyiksa dirimu untuk menulis tentang sesuatu yang nggak kamu suka?
  2. Nggak semuanya tentang passion. Ada topik-topik tertentu yang sulit dimonetisasi, kalaupun bisa butuh banyak sekali traffic.
In short, pilih niche blog sesuai passionmu yang kamu sukai, yang bikin kamu nggak segan untuk berkutat di situ selama 10 atau 20 tahun ke depan. Dan jangan lupakan juga tentang peluang monetisasi ya dalam memilih niche blog.

Ya walaupun uang itu bukan segalanya, tapi believe me, punya uang tapi nggak butuh itu lebih baik daripada sebaliknya. Eh kenapa nyasar sini ya bahasannya.

Jenis Niche Blog Tahun 2022

Ok, buat kamu yang tertarik menjajal blog niche di tahun 2022 ini. Saya mau share daftar niche blog yang bisa kamu pertimbangkan buat blogmu. Daftar ini bukan saya yang bikin kok, tapi Jon Morrow, saya mah apa 😁
  • Art/seni
  • Blogging
  • Karir
  • Kerajinan
  • DIY
  • Pendidikan
  • Fashion
  • Pembuatan film
  • Kebugaran
  • Kuliner
  • Berkebun
  • Kesehatan
  • Desain interior
  • Kepemimpinan
  • Marketing
  • Bisnis online
  • Parenting
  • Pengembangan diri &
  • Keuangan pribadi
  • Hewan peliharaan
  • Fotografi
  • Paleo diet
  • Produktivitas
  • Agama
  • SEO
  • Media sosial
  • Gaya hidup
  • Bertahan hidup
  • Travelling
  • Desain
  • Kepenulisan

Kesimpulan

Mengelola blog multi niche atau single niche keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. As long as kamu sudah siap dan komitmen dengan pilihanmu maka lakukan saja.

Penting untuk diingat, jangan pernah (pokoknya jangan) memilih niche hanya karena katanya atau konon kabarnya, niche tersebut lebih 'menguntungkan' dan mudah dimonetisasi. 

Alih-alih, pilihlah niche yang memang kamu kuasai, sesuai dengan passion dan value kamu. Dan yang terpenting, ngeblog adalah permainan jangka panjang. Kalau niche yang kamu pilih nggak sesuai dengan profilmu, akan sulit buatmu untuk konsisten ngeblog.

Bagaimana menurutmu? Kamu tim single niche atau multi niche? Kira-kira, niche apa yang cocok buatmu?

Share yuk pengalamanmu.

Mas Prim

Blogger, content writer & translator freelance. Text me if you need help with your text.

7 Comments

Share opini atau pengalaman kamu tentang topik tulisan ini di sini. Share juga tulisan ini temen-temenmu, jika menurutmu bermanfaat.

&Joy!

  1. Saya masih newbie nih bang di dunia blogging. Jadi sementara ini masih gado2 isinya. Tapi artikelnya berguna nih, bisa jadi pertimbangan buat saya... Sekarang yg penting membangun ritme dan konsistensi dulu, sambil diliat mana konten yg bagus untuk dijadikan niche single di blog saya. Makasih bang prim.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak Alfia. Semoga bermanfaat dan segera bertemu dengan niche yang sesuai dengan passion-nya ya.

      Delete
  2. Salam kenal bang Prim. Blog saya termasuk yang multiniche. Karena saya setuju bahwa menulis harus sesuai passion. Menulis sesuai passion pun masih sering kehabisan ide. Akan sulit bertahan jika tulisan tidak sesuai minat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kak Jo. Setuju banget. Passion memang penting untuk jangka panjang. Karena membangun blog yang long lasting itu kayanya kok sulit kalau ngeblognya tentang sesuatu yang kita ga sukai.

      Delete
  3. Dari awal bikin dcatqueen, blog itu memang hanya utk traveling dan kuliner 😁. Aku ga pernah kepikiran utk menjadikan dcatqueen blog gado2. 1 pun isi postingannya dari awal Ampe akhir ga ada yg menyimpang dari 2 tema itu.

    Buatku lebih mudah mas, Krn aku tergila2 traveling dan wisata kuliner. Jadi ga takut kehilangan ide. Tinggal jalan kluar atau cari tempat makan baru. Dapet deh ide 😄.

    Lagian tujuan awalnya juga buat jaga2 supaya aku yg pelupa ini, bisa ttp inget semua detil2 aku traveling dan kuliner. So, kalo mau ke destinasi itu lagi, tinggal buka blog sendiri 😁.. kalo ternyata berguna buat orang lain, itu bonus 😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beneran lho mbak, nulis di blog itu bisa bikin kita selalu inget tentang apa yang pernah kita alami.

      Tetep semangat nulis ya mbak.

      Delete
  4. Salam kenal mas Prim. Kalau saya suka semuanya. Blog saya ada 1 yang niche kucing, 1 niche pet (kucing, ikan, kuda, kelinci, dll), 1 lagi niche campuran tapi sesuai expertise dan kesukaan saya. Di blog yang ketiga itu nichenya berkembang dan bertambah seiring waktu.

    Dari pengalaman saya mendapatkan backlink untuk blog single dan multi niche sama beratnya. Dengan outreach ke blog-blog lain untuk guest post terasa berat, terutama menguras tenaga mikir ide artikelnya karena kan beda-beda dan harus bagus biar diterima. Apalagi ngandalin link natural, tambah berat banget.

    Untuk trafik justru blog niche kucing saya yang dari awal bikin blog cepet naik trafiknya, terutama karena kompetisinya masih mudah. Kalau yang multi niche lebih berat kompetisinya, trafiknya menyedihkan.

    ReplyDelete
Previous Post Next Post