Profil




Katanya mirip Addie MS. Lahir dan besar di Surabaya, tapi sekarang tinggal di Pandaan, Pasuruan.

Awalnya, saya nggak suka nulis. Tugas menulis (dulu mengarang) adalah materi yang paling bikin saya meradang. Nggak suka nulis disuruh nulis sepanjang 1 kertas folio...nyusahin kan?

Ya itulah saya dulu.

Namun semua berubah sejak 2014 ketika saya dipindahtugaskan ke satu fungsi di HR yang namanya OD. Di situ salah satu job saya adalah mengupdate konten portal berita internal perusahaan. Belakangan ini saya baru tahu kalau itu namanya content writer.

Sebagai content writer, aktivitas yang saya lakukan mulai dari meliput event (termasuk foto-foto dan wawancara narasumber), menulis naskah, sampai menguploadnya di portal (termasuk layouting sederhana, antara foto dan teks).

Setelah itu saya pun berkenalan dengan dunia jurnalistik karena tugas lain saya ketika itu adalah mengelola tim jurnalis (penulis dan fotografer) untuk majalah karyawan. Sebagai bagian dari tim, saya juga ikut terlibat dalam pembuatan naskah. Yang paling seru sekaligus bikin darah tinggi dari proses pembuatan majalah adalah, deadline.

Sejak 2016, saya tidak lagi terlibat dalam penulisan portal maupun majalah.

Sempat vacuum menulis selama beberapa bulan karena harus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, di pertengahan 2016 saya terpikir untuk membuat blog. Alasannya waktu itu cukup sederhana (atau lebih tepatnya naif, saya suka menulis. Tanpa koma (,) hanya titik (.)

Setelah beberapa bulan ngeblog nggak jelas arah dan tujuan, di 2017 saya bertemu dengan sebuah blog tentang minimalisme.

Awalnya saya yang lagi cari-cari tips menulis, mendarat di salah satu postingan mereka, sebuah podcast berjudul Writing. Saya lebih mudah belajar dengan mendengar. Jadi saya download lah file audio berdurasi sejam-an itu. Saya putar hampir tiap hari dalam perjalanan ke kantor maupun pulang.

Dari situ, saya mulai mengeksplorasi lebih jauh lagi tentang apa itu minimalisme di blog tersebut.

Satu hal yang paling mengena buat saya tentang minimalisme adalah quotes mereka berikut :

Live a meaningful life through self growth and contribution

Atau terjemahan bebasnya, menjalani hidup yang bermakna lewat pengembangan pribadi dan memberi kontribusi.

Sejak itu, saya mulai mendapat gambaran tentang blog ini. Saya bukan lagi ngeblog asal posting seperti yang saya lakukan dulu. Melainkan ngeblog dengan tujuan berkontribusi lewat ide atau pengalaman yang saya bagikan di dalam blog ini. Selain itu saya juga terus belajar dan men-develop diri saya dalam hal menulis atau aspek lain yang nantinya akan saya bagikan di sini.

Walaupun blog ini adalah blog pribadi, tapi semoga konten yang saya sajikan di sini menginspirasi dan berguna buatmu. Dan, yang tak kalah penting, asyik buat dibaca untuk ngisi waktu luang, nunggu antrian, atau bacaan sebelum tidur.

Secara berkala, saya akan mengupdate konten di blog ini. Silahkan subscribe untuk mendapatkan update blog ini langsung ke email kamu. Atau lewat FacebookTwitter, atau Instagram saya.